MENAMPAR TELAK! Habib Bahar pada Ngabalin: Saya Tidak Akan Menjadi Penjilat Penguasa


[PORTAL-ISLAM.ID] Habib Bahar bin Smith dipolisikan atas tuduhan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut "banci" dalam ceramahnya dua tahun lalu.

Habib Bahar dijerat UU nomor tahun 1946 dan UU ITE serta UU KUHP dengan ancaman enam tahun penjara.

Di acara tvOne yang dihadiri jubir Jokowi Ali Mochtar Ngabalin, Habib Bahar menyampaikan ceramah yang disampaikan satu jam. Kata "banci" semua orang pasti tahu ditujukan untuk mereka yang pengecut.

Dalam konteks ceramah tersebut, Habib Bahar menyebut Presiden banci karena dulu koar-koar mengatakan kangen di-demo, namun begitu jutaan umat Islam, ribuan habaib datang ke Istana pada Aksi 411 untuk menuntut keadilan kasus penistaan agama, malah Presiden Jokowi pergi.

Habib Bahar juga menegaskan dirinya tidak akan meminta maaf, lebih baik busuk di penjara daripada meminta maaf (mencabut isi ceramahnya).

Ali Mochtar Ngabalin yang mengklaim di tvOne sebagai Ketua Umum Mubaligh terus melakukan "perlawanan" terhadap pernyataan Habib Bahar.

Akhirnya Habib Bahar di ujung acara secara menohok bilang ke Ngabalin:

"Saya tidak akan pernah menjilat ludah sendiri. Saya berani berkata, saya berani bertanggungjawab. Kalau ludah sendiri saja tidak saya jilat apalagi jadi penjilat pemerintah penjilat penguasa," tegas Habib Bahar.

Ngabalin sepertinya kesindir sehingga cengar cengir...

Jejak digital Ngabalin mengkritik dan menghina Jokowi masih bertebaran, sebelum akhirnya merapat ke Istana.

Pada Pilpres 2014 lalu, Ngabalin menjadi pendukung Prabowo.

Pada saat deklarasi kampanye Prabowo-Hatta 2014, Ngabalin pernah menyudutkan Jokowi sebagai capres kurus krempeng dan tidak bisa menepati janji kampanyenya di Jayapura.

Usai Prabowo kalah, Ngabalin sesumbar "Ngabalin nyaman di jalanan ketimbang di Istana jadi jongos" (https://www.merdeka.com/peristiwa/ngabalin-nyaman-di-jalanan-ketimbang-di-istana-jadi-jongos.html)

LALU pada Mei 2018 akhirnya merapat ke Istana. Foto Ngabalin sedang membungkuk di hadapan Jokowi di Istana jadi viral. (http://makassar.tribunnews.com/2018/05/25/sering-kritik-jokowi-lihat-ekspresi-ali-mochtar-ngabalin-ketika-akhirnya-merapat-ke-istana?page=3)


JEJAK DIGITAL Ngabalin bertaburan menghina Jokowi secara fisik (kerempeng), sedang Habib Bahar tidak menghina fisik Jokowi pribadi, yang disampaikan Habib Bahar adalah mengkritik penguasa yang pengecut (seperti banci) dan ingkar janji serta mengkhianati rakyat.

Simak selengkapnya video tvOne Habib Bahar vs Ngabalin: