Awalnya Diprediksi Cuma 15 RIBU Orang, Ternyata Reuni 212 Dihadiri JUTAAN Massa, Bahkan Lebih Besar dari Sebelumnya


[PORTAL-ISLAM.ID] AWALNYA banyak yang meremehkan Reuni Akbar 212 di Monas 2 Desember 2018.

Ada yang memprediksi peserta cuma 15 ribu orang
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181202034943-20-350444/massa-reuni-aksi-212-diprediksi-capai-15-ribu-orang

Polisi sebelumnya Prediksi Reuni 212 Tidak Seramai Tahun Sebelumnya
https://tirto.id/polisi-prediksi-reuni-212-tidak-seramai-tahun-sebelumnya-dawk

IPW Prediksi Jumlah Massa Reuni 212 Hanya 20 Ribu Orang
https://metro.sindonews.com/read/1359143/170/ipw-prediksi-jumlah-massa-reuni-212-hanya-20-ribu-orang-1543626925

NAMUN... DENGAN IZIN DAN KARUNIA DARI ALLAH SWT.. Reuni Akbar 212 hari ini (2/12/2018) dihadiri jutaan massa.

Reporter tvOne yang meliput langsung secara LIVE dari berbagai penjuru (tidak cuma satu reporter) mengungkapkan jumlah peserta Reuni 212 mencapai jutaan.

Bahkan banyak peserta Aksi 212 tahun 2016 yang hadir di reuni kali ini (2018) mengungkapkan kalau jumlah massa lebih besar dibanding 2016.

"Saya sudah sejak awal aksi bela Islam ikut. Waktu aksi bela Islam 212 tahun 2016 massa besar. Tapi reuni akbar 212 tahun 2018 sangat besar. Lebih besar dari tahun 2016.

Tahun 2016 masih bisa jalan. Orang masih bisa diatur. Setidaknya begitulah di area yang kami diberikan amanah untuk mengaturnya.

Tapi kali ini semua jalan dan arah padat. Di depan makostrad sampai pertamina tak bisa jalan. Jadilah orang-orang lama berdiri di bawah terik matahari yang membakar. 

Saat lewat jalan yang hubungkan antara Gambir dan Juanda disamping Istiqlal juga kondisinya merayap. Jalan hanya sejengkal demi jengkal.

Di titik makostrad dan jalan penghubung Gambir dan Juanda itulah saya merasakan kelelahan. Pasalnya saya mengalami dehidrasi.  Keringat keluar dari kaki sampai kepala. Sementara dari pagi kurang minum. Dan tak bawa bekal minuman.

Semoga massa yang besar ini adalah simpul raksasa kekuatan dan persatuan. Setelah mereka pulang ke daerah dan rumah masing-masing mereka mampu menjadi gelombang besar yang menciptakan kesadaran kolektif di tengah masyarakat.

Akhirnya 2019 kita berharap terjadi perubahan politik. Dari politik terjadi perubahan pada hukum, ekonomi dan segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara."

Demikian disampaikan Hafidin Ahmad Luthfi di akun fbnya.

[Video drone yang merekam kondisi Reuni 212 hari ini dari atas]