Yang Satu Bilang 'Budek Dan Buta' Satunya 'Sontoloyo Genderuwo', Menampilkan Siapa Dia Sebenarnya


[PORTAL-ISLAM.ID]  Politik 'Sontoloyo Genderuwo', yang dilontarkan Presiden Joko Widodo serta 'budek dan buta'  yang disampaikan calon wakil presiden Ma'ruf Amin menjadi sorotan sejumlah kalangan.

"Yang satu bilang 'sontoloyo', 'gebuk' dan 'genderuwo'. Sebelahnya bilang 'buta dan budek'. Kekuasaan memang tak mengubah seseorang, melainkan menampilkan siapa dia sesungguhnya, entah berjas atau pakai sarung," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik dalam akun twitternya @RachlanNashidik, Minggu (11/11/2018).

Seperti diberitakan, Ma'ruf Amin menyindir orang-orang yang kerap mengkritik kinerja Presiden Jokowi. Dia mengibaratkan hanya orang 'budek' dan 'buta' saja mengkritik perkembangan pembangunan yang dikerjakan Jokowi.

Hal itu diungkapkan Ma'ruf saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Rumah dan deklarasi Relawan yang mengatasnamakan Barisan Nusantara (Barnus) di kawasan Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11).

Kesempatan itu sekaligus digunakan Ma'ruf untuk memamerkan berbagai prestasi Jokowi selama menjabat di periode pertama yang dinilainya berhasil menyejahterakan masyarakat.

Sementara Presiden Jokowi beberapa waktu lalu melontarkan pernyataan 'Sontoloyo', dilanjut 'Genderuwo'.

Kita ini bangsa apa??? Pilpres kok isinya sontoloyo, genderuwo, budek, buta.