Djoko Edhie UNGKAP: Dahnil Dibidik Polisi Karena Jubir Prabowo!


[PORTAL-ISLAM.IDPolitisi Partai Berkarya, Djoko Edhie Abdurrahman menilai kasus Kemah Pemuda Islam Indonesia sasaran bidikan Kepolisian mulanya Dahnil Anzar Simanjuntak.

Namun, sasaran Polisi meleset setelah kronologi kasus tersebut mencuat. Uang Rp2 miliar yang semula disangkakan ke Dahnil justru dikembalikan langsung oleh pihak Pemuda Muhammadiyah.

“Tadinya yg mau dibidik dgn Kasus Menpora itu, Dahnil mengkorup duit Rp 2 M itu,” kata Djoko di akun @jokoedy6, Ahad, 25 November 2018.

Menurut Tokoh Madura itu, polisi ingin membunuh karakter Dahnil yang saat ini menjadi Jubir Prabowo-Sandi dan dikenal kritis menyuarakan Antikorupsi.

“Cara itu akan membunuh karakter Dahnil yg saat ini jadi Jubir Prabowo Sandi,” tambahnya.

Sasaran polisi, kata Djoko, meleset membidik Muhammadiyah. Organisasi Islam besar dan dikenal terkaya di Indonesia.

“Tapi yg kena malah PP Muhammadiyah. Sebab, duit itu langsung ke rekening PP. Sama sekali tak nyangkut di kantong Dahnil,” pungkas Djoko.
Diketahui, Apel Kemah Pemuda Islam Indonesia diprakarsai oleh Menpora, Imam Nahrawi. Tujuan diadakannya acara tersebut untuk mempertemukan dua kekuatan besar.

Ide tersebut berangkat dari sebuah keinginan untuk mempertemukan Pemuda Muhammadiyah, dan Pemuda Nahdlatul Ulama dalam satu forum yang sama.

“Ini upaya-upaya konkrit untuk menguatkan silaturahim. Apel itu betul-betul terjadi dengan baik, kompak, semua datang di sana 20 ribuan. Masing-masing 10 ribu dari Kokam dan 10 ribu dari Banser di Prambanan,” ujar Imam.