TERUNGKAP! Fahri Hamzah TIDAK Anti Pemerintah, INI Buktinya!


[PORTAL-ISLAM.ID]  Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah membantah jika dirinya anti pemerintah.

Hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @Fahrihamzah yang diunggah pada Sabtu 6 Oktober 2018.

Fahri Hamzah mengatakan membantah tudingan anti pemerintah setelah dirinya kerap memberikan kritik kepada istana terkait penanganann pasca gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang juga Daerah Pemilihannya.

Menurut Fahri, ia hanya menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Untuk memperkuat omongannya, Fahri bahkan menunjukkan petikan teks sumpahnya sebagai anggota DPR.

Dalam unggahannya Fahri Hamzah mengatakan jika bantuan untuk Lombok banyak yang belum diterima oleh masyarakat.

Ia pun mengaku akan melaporkan hasil temuannya terkait hal itu.

"Apa yang seharian mengelilingi pulau Lombok hari ini terutama di Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan kabupaten Lombok Timur (Lotim) adalah fakta bahwa apa yang dipidatokan oleh pemimpin dan dijanjikan kepada rakyat dengan kenyataannya adalah jauh panggang dari api. #TimwasPBNS," ujar Fahri.

Menurut Fahri Hamzah, penanganan bencana di Lombok bisa dijadikan pelajaran dan jujur jika pengelolaan bencana di Indoneia masih bermasalah.

"Dari Lombok kita HARUS jujur. Dari LOMBOK kita HARUS belajar. Dan Dari 2 Pulau BESAR di NTB: Sumbawa dan Lombok yang Dihantam gempa besar bertubi kita harus mau terbuka bahwa kemampuan kita mengelola bencana masih bermasalah, kalau tidak mau disebut berdusta. #TimwasPBNS," cuitnya.

"Besok saya Akan laporkan kronologinya tapi malam ini bacalah 2 HL sebuah koran ternama di Mataram ibukota NTB Hari ini dan sebelumnya...judulnya menggambarkan apa yang memang ada di lapangan...semoga musibah sulawesi tak bernasib sama....#TimwasPBNS," tulis Fahri.

"Ini teks sumpah saya sebagai anggota @DPR_RI bahwa memperjuangkan Daerah Pemilihan dan aspirasi rakyatnya adalah kewajiban...jadi ini bukan anti pemerintah...saya lagi bertugas...di Era terbuka seperti sekarang... #TimwasPBNS," imbuhnya.
Dalam teks tersebut dimuat "..bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kempentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia".

Lebih lanjut, Fahri Hamzah mengatakan jika dirinya sebagai pejabat juga tidak libur bekerja. Ia mengungkapkan apabila ratusan ribu masyarakat NTB masih merana pasca gempa.

"Di era terbuka ini, Silahkan pemerintah membuat bantahan...ada : @KemenkeuRI @KemenPU @KemensosRI @BNPB_Indonesia dan banyak lagi....bantah data saya besok. Saya juga pejabat dan Gak libur bekerja. Ratusan ribu rakyat NTB masih merana...#TimwasPBNS," kata Fahri.