Mantab! Bela Tauhid, Pengusaha Properti Pasang Bendera Tauhid Raksasa Dekat Rumah Jokowi di Solo


[PORTAL-ISLAM.ID] Kasus pembakaran bendera Tauhid oleh anggota Banser di Garut justru membuat Umat Islam terpanggil ghirohnya.

Beragam cara dilakukan Umat Islam untuk membela kalimat Tauhid. Di berbagai penjuru tanha iar Umat Islam menggelar demonstrasi Aksi Bela Tauhid.

Di Solo, tempat asal Presiden RI Joko Widodo, seorang pengusaha properti, Ihsan Prayitno, menyewa sebuah papan iklan yang kemudian di pasang bendera raksasa bertuliskan kalimat Tauhid.

Ada tiga titik pemasangan di Kota Solo pertama di Jl Adi Sucipto Colomadu, perempatan Sumber dekat rumah pribadi Presiden Jokowi dan terakhir di samping rumah dinas Bupati Karanganyar. Sedangkan ukuran dari papan reklame itu sendiri adalah 5×10 meter.

Kepada Panjimas, Ihsan Prayitno memberikan alasannya mengapa ia melakukan hal tersebut.

“Saya miris ada oknum sebuah ormas di Garut yang kemudian membakar kalimat tauhid, apapun tujuannya itu salah karena kalimat tauhid adalah kalimat yang mulia. Sehingga saya termotivasi untuk membuat gerakan dengan pemasangan spanduk itu,” ujarnya, Jumat, (26/10/2018).

Ia menambahkan, kalimat tauhid itu bagus yang insya allah akan memberikan kesejukan

Tujuan dari pemasangan spanduk itu sendiri adalah, bagaimana kita menjelaskan kepada masyarakat bahwa kalimat tauhid bukan merupakan bendera HTI ataupun terorisme.

Rencanaya pemasangan tersebut akan dilakukan selama satu bulan.


Untuk memasang gambar tersebut memang tidak mudah sebelumnya, Ihsan Prayitno sudah menghubungi perusahaan advertising namun banyak yang tidak berani hingga ada salah satu perusahaan advertising yang mau bekerja sama dalam pemasangan gambar tersebut.

Terkait adanya kemungkinan akan menjadi kontroversial, Ihsan tak begitu khawatir.

“Saya berfikir positif, karena yang saya pasang itu kalimat tauhid kalimat yang mulia. Apa yang kami lakukan secara hukum tidak melanggar,” tutupnya. [Panjimas]