Tamparan Keras Eks Stafsus MenESDM Kepada Tsamara Pembela Aksi WO Pidato Anies


[PORTAL-ISLAM.ID] JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapatkan respons negatif saat memenuhi undangan acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).

Salah satu alumnus Kanisius seorang pendukung Ahok yang juga komposer ternama Ananda Sukarlan, walk out saat Anies berpidato. Diikuti oleh beberapa alumnus Kanisius yang lain.

Ananda mengatakan, dia walk out karena sosok Anies yang diundang di acara itu dinilai tak mencerminkan nilai-nilai ajaran Kanisius.

Tingkah kekanak-kanakan Sukarlan akibat gagal move on dari kekalahan Pilkada DKI ini sontak dikecam banyak pihak.

Namun seperti biasa, apapun yang dilakukan maka gerombolannya akan memberi dukungan. Salah satunya dari kader partai PSI Tsamara Amany.

"Sikap politik bisa diungkapkan dg cara apapun, mas @anandasukarlan memilih dengan walk out. Hak beliau. Yg penting bukan kekerasan," kata Tsamara di akun Twitternya @TsamaraDKI.

Pembelaan @TsamaraDKI ditanggapi eks Stafsus Menteri ESDM, Muhammad Said Didu.

"Memangnya itu acara politik? Jangan gunakan cara politik di acara non politik nanti Bangsa ini rusak. Gimana kalau nikahan pun ada pake demo atau WO ?" kata @saididu.

Tamparan keras Pak Said ini sangat tepat. Bangsa ini akan rusak dan hilang adab akibat tidak tahu tempat dan semua digunakan cara politik.

Sama seperti kemarin Anies Baswedan menghadiri undangan nikahan anaknya Presiden Jokowi, kaum gagal move on malah menyoraki yang berakibat mempermalukan tuan rumah sendiri.


Baca juga :