Suatu Pagi di Israel

Suatu Pagi di Israel

Oleh: Ustadz Budi Ashari 

Beberapa hari saya tidak menulis tentang Palestina, karena nyaris tidak ada yang baru. Maksud saya; terkaparnya tentara Israel yang makin banyak jumlahnya di setiap harinya, tank-tank dan kendaraan militer yang membuat para mujahid semakin jitu bidikannya serta kejahatan terhadap rakyat sipil yang masih terus berlangsung di hadapan mata telanjang para pakar hak asasi manusia yang sering membual tentang perdamaian.

Hari ini saya kembali menaikkan tulisan setelah setidaknya ada dua perkembangan baru yang layak untuk diamati. Yaitu peristiwa Selasa pagi di Israel dan Khan Yunis sang penentu.

Di sini kita bahas yang Selasa pagi di Israel. Insya Allah tulisan Khan Yunis sang penentu kita tayangkan berikutnya.

Selasa pagi kemarin (23/1/2024) di usia perang ke-108 hari, benar-benar menjadi Selasa yang tidak bisa dilupakan Israel. Pagi yang buruk bagi mereka. Matahari pagi terbit membawa berita kematian 24 tentara mereka sekali waktu. Itu artinya menjadi berita kematian paling buruk yang diumumkan oleh pemerintah Israel sejak 7 Oktober. Tiga desainer dungu di perang ini muncul bersamaan memberikan pernyataan; Netanyahu, Galant dan Gantz dengan wajah ditekuk.

Sesungguhnya peristiwanya terjadi pada pukul 4 sore di hari sebelumnya (Senin).

🔻Ini rekaman asap membumbung dari ledakan besar dua rumah tempat puluhan tentara Israel dipanggang.


🔻Dan rekaman dari kamera pejuang yang diterbitkan Al Qassam yang diberikan kepada kita.


Dan ini kalimat dari Pejabat Israel yang bertanggung jawab dalam Perang Gaza:

PM Netanyahu, "Kemarin adalah hari paling sulit sejak perang meletus. Kami kehilangan 24 anak-anak terbaik kami demi membela negara."

Menhan Galant, "Kemarin adalah hantaman yang keras bagi kami."

Al Qassam resmi merilis laporan bahwa peristiwanya terjadi di sebelah timur Mukhayyam Al Maghazi, Gaza tengah. Di mana ia berjarak hanya 600 meter saja dari pagar pembatas antara Israel dan Gaza.
Cerita awalnya di tentara Israel sangat heroik. Di mana mereka berusaha menguasai daerah tersebut untuk menjadikannya sebagai wilayah kosong (buffer zone) yang akan melebarkan jarak antara Gaza dan wilayah mereka. Maka masuklah pasukan peledak yang memasang bom-bom yang siap diledakkan di dalam dua rumah.

Pasukan Al Qassam yang mengetahui hal itu, membidik tank Merkava yang terparkir di luar dengan Yasin 105 dan hancur lebur. Bersamaan dengan kepanikan itu, tentara Al Qassam yang lain menembakkan roket ke salah satu rumah yang di dalamnya masih terdapat tentara Israel. Dampaknya adalah bom-bom yang sudah mereka pasang di dua rumah meledak keras dan runtuhlah rumah sekaligus menjadi laknat dan kuburan masal bagi pasukan bodoh itu. Satu TBG cukup untuk melenyapkan 21 tentara dungu. Kemudian pasukan penolong mereka datang dan jebakan berikutnya telah disiapkan oleh para mujahid. 

[Hari ini Al Qassam merilis vidio dari kamera go pro yang diambil dari tentara Israel yang tewas]

Menurut rilis Israel, tentara Al Qassam muncul tiba-tiba dari kebun-kebun di sekitar dan mendekat hanya sejarak puluhan meter saja. 

Kehancuran pasukan ini terjadi jam 4 sore hari Senin sementara pasukan Israel baru berhasil mengevakuasi mayat-mayat mereka pada pagi hari Selasa. Waktu sangat panjang untuk mereka bisa mengangkut bangkai-bangkai itu. 

Pengamat Militer Mayjen Fayiz Ad Duwairi menjelaskan bahwa dalam teori perang biasanya jumlah yang terluka 3 kali lipat jumlah yang mati. Dan di peristiwa ini tidak ada pengumumkan Israel tentang jumlah yang terluka. Mayjen Fayiz bahkan meyakini jumlah yang diumumkan Israel pun tidak benar dan meyakini bahwa jumlah total yang mati dan terluka bisa mencapai 100 tentara Israel.

Siapakah mereka yang mati bersama itu?

Mereka adalah pasukan cadangan Israel sebagaimana disampaikan oleh Israel. Pasukan cadangan Israel berjumlah lebih besar 4 kali lipat dibandingkan pasukan resmi mereka. Jumlah pasukan cadangan mereka mencapai lebih dari 465 ribu. 
Mereka adalah orang-orang Israel yang telah selesai tugas wajib militer tetapi menyatakan diri menjadi pasukan cadangan yang siap untuk diperintah perang kapan pun diperlukan. Mereka adalah pegawai negeri dengan berbagai keahlian. Keahlian perang mereka diasah setiap tahunnya selama 30 sampai 60 hari. Di perang ini, Israel memanggil 360 ribu dari pasukan cadangan ini. Walaupun pasukan ini tidak lebih mahir dari tentara resmi, tetapi mereka mempunyai posisi lebih berpengaruh dari sisi logistik pasukan dan ekonomi negara. Karenanya sebisa mungkin negara menjauhkan mereka dari perang, sebab jika mereka menjadi korban akan berdampak sangat serius pada perputaran ekonomi negara. Suara pasukan cadangan ini sangat tinggi dan didengar oleh pemerintah Israel. Merekalah yang menyuarakan agar Israel mundur dari perang dengan Lebanon tahun 1985 dan 2000 dan negara pun mundur.

Jadi kematian mereka ini menghitamkan wajah pemimpin Israel, justru karena mereka semua adalah pasukan cadangan. Dan pemerintah sangat khawatir akan keberlangsungan ekonomi yang sudah terpuruk akan semakin hancur, di tengah tekanan masyarakatnya sendiri yang terus berdemo dalam jumlah besar.

Dan yang lebih membahagiakan pagi orang beriman adalah ketika menganalisa bagaimana kehebatan pasukan mujahid. Dipastikan bahwa data intelijen mereka di lapangan tepat dan akurat; melihat tank, sekumpulan tentara Israel di dalam dua gedung dengan bom-bom yang terpasang di dalam rumah, untuk kemudian menggerakkan mujahid lapangan agar bergerak efektif. Satu orang menghancurkan tank dan yang lain satu lagi meledakkan rumah. Kemudian melakukan tindakan saat pasukan pengangkut mayat Israel tiba di lokasi.

Dan satu lagi yang harus diketahui, pasukan mujahid ini sudah banyak yang bergerak di darat, bukan hanya keluar dari lubang terowongan kemudian menembak seperti pada hari-hari sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh karena Israel telah menarik mundur kendaraan militer mereka dan hanya melakukan pergerakan untuk menembak kemudian mundur lagi. Hal ini membuat pasukan mujahid harus bergerak di atas tanah lebih intensif.

Dengan pergerakan intensif mujahid di atas tanah, apakah akan berdampak sesuatu di medan pertempuran? Layak ditunggu....

Tapi yang pasti..... pagi yang berbeda.

فساء صباح المنذرين

Baca juga :