Lecehkan Neno Warisman dan Prabowo di Medsos, ASN Kemenkeu Akhirnya Minta Maaf, Cukup?


[PORTAL-ISLAM.ID] Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Keuangan Ditjen Pajak yang bernama Nur Khalimah dengan akun facebook 'Ghaitsa Farannisa', telah membuat resah karena postiangnnya di Facebook dinilai memfitnah dan melecahkan Neno Warisman dan Prabowo Subianto.

Pada statusnya di Fb, akun Ghaitsa Farannisa memposting foto Prabowo saat silaturahim ke rumah Neno Warisman di Depok pasca penghadangan yang dialami Neno Warisman saat hendak menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden di Batam.

Dalam foto yang memperlihatkan Prabowo dan Neno Warisman ini, akun Ghaitsa Farannisa menulis kata-kata:

"Pak jadikan aku Ibu Negara..

Sama Mardani ga enak...

Mungkin gitu isu dialognya.."



Kalimat-kalimat ini bukan hanya pelecehan terhadap Neno dan Prabowo, juga fitnah keji. Menuduh Neno Warisman selingkuh dengan Mardani Ali Sera. Tudingan ini santer saat Pilkada Serentak kemarin.

Aktivis Sosmed bernama Irfan Noviandana akhirnya berhasil menelusuri akun Ghaitsa Farannisa yang ternyata seorang ASN Kemenkeu bernama Nur Khalimah.

Irfan Noviandana pun mengubungi Nur Khalimah via WA.

Berikut penuturan Irfan Noviandana yang disampaikan di fbnya:

"ASN Kementerian Keuangan dg akun Ghaitsa Farannisa, nama sebenarnya Nur Khalimah.

Beliau sebelumnya memang kerap kali memposting kata2 nyinyiran dan penghinaan kepada kelompok lain yg bersebrangan dengan kubu Pemerintah, jadi bukan kali ini aja.

Saya menunggu sikap tegas dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia atas perbuatan pegawainya yang merendahkan martabat perempuan ibu Neno Warisman dan merendahkan bapak Prabowo Subianto. Jangan sampai para ASN merasa diperlakukan tidak adil dengan kasus ini. Yang mengkritik pemerintah langsung diproses, tapi yang mendukung Pemerintah sekalipun berkata2 keji tetap aman.

Saya sudah coba usaha persuasif kepada ybs melalui WhatsApp agar ybs membuat video permintaan maaf kepada para pihak yang dirugikan, saya masih menunggu itikad baiknya.

Informasi lengkap ybs kami sudah pegang, jika diperlukan nanti kami buka."



Akhirnya Nur Khalimah (Ghaitsa Farannisa) memposting video permintaan maafnya di akun fbnya.

APAKAH CUKUP?

Seperti disampaikan Irfan Noviandana, kalau ada ASN yang kontra-Pemerintah maka langsung ditindak. Banyak contohnya.

Berikut diantaranya dari media:

[8 Juni 2018]
Sebar Meme Presiden Jadi Pengemis, ASN di Bengkulu Diamankan Polisi
https://regional.kompas.com/read/2018/06/08/18175371/sebar-meme-presiden-jadi-pengemis-asn-di-bengkulu-diamankan-polisi

Berikut video permintaan maaf ASN Nur Khalimah IGhaitsa Farannisa):


Saya kok nggak tega ya mau posting video permintaan maaf ASN Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang menghina Neno Warisman dan Prabowo. Ibu itu wanita, pakai jilbab, terdengar suara lirih permintaan maaf, berbeda dengan postingan2 sebelumnya yang kerap nyinyir kepada pihak2 yg kontra dengan Jokowi dan Ahok. Tapi kalau saya rasakan perasaan kawan2 ASN yg mendapat perlakuan tegas dari institusinya hanya karena kritis, bukan provokasi ataupun ujaran kebencian seperti Ibu Nur Khalimah. Semoga para pihak mau menerima maaf beliau, saya sih nggak maksa kawan2 disini ya. Proses sanksi disiplin diserahkan ke instansi beliau bekerja dibawah Direktorat Jenderal Pajak. Atas permintaan temen2 sy update video perimintaan maaf beliau.
Dikirim oleh Irfan Noviandana pada Rabu, 01 Agustus 2018