Evaluasi IM Pasca Kudeta di Mesir


By: Nandang Burhanudin

(1) AsSisi murka usai hasgtag #irhalyasisi menjadi tren di jagat medsos. Di foto, nampak AsSisi perwira muda berfoto dengan tim lobi Zionis. [lihat foto diatas]

(2) AsSisi penguasa mutlak saat ini, telah menghabiskan 751 Milyar dollar bantuan Teluk.

(3) Tak ada pembangunan. Harga-harga mahal. Hutang menumpuk. Jualan paling laku hanya isu Terorisme.

(4) Targetnya tentu Ikhwanul Muslimin (IM), yang karena Presiden Mursi-lah, AsSisi bisa berkuasa hasil kudeta.

(5) Tipuan AsSisi di awal memukul 3 target sekaligus sukses. Memukul Dewan Jenderal, Mantan Capres Syafiq, dan Presiden Mursi (IM).

(6) Kini, struktur militer total dikuasai keluarga dekat AsSisi. Ia bebas mengganti Menhan Mesir, yang telah diatur konstitusi made in kudeta, menjabat 8 tahun.

(7) IM sendiri praktis lumpuh. Semua berawal dari tsiqoh 'umya (percaya buta) meminjam istilah Syaikh Majdi Muhammad Ali, seorang penulis IM di Kuwait.

(8) Tsiqoh buta yang dimaksud adalah: penolakan tanzhim IM atas informasi yang berkembang di luar, terutama masukan soal pergerakan militer Mesir menjelang kudeta.

(9) Beberapa tokoh IM menganggap mustahil. Malah menyebut tokoh-tokoh militer dan kepolisian sebagai rijaal zay dzahab, tokoh laksana emas.

(10) Lalu intruksi Mursyid 'Silmiyyatunaa aqwaa minar rashash', perlawanan damai kami lebih kuat dari senjata, dipahami perlawanan demonstrasi terbuka.

(11) Akibatnya.. tahun 2013-2014 saya menyaksikan sendiri, demonstran dihabisi sniper-sniper dan polisi raider. Hingga 6 tahun kemudian, demonstrasi sepi.

(12) Padahal IM sudah ditawari Afsel, Pakistan, Turki, Brazil, Qatar untuk melawan secara diplomatik dan abritase internasional dan lobi di UE-AS.

(13) Namun tidak ada yang merespon. Penyebabnya tokoh-tokoh IM yang rerata 60 tahun ke atas, lamban dalam regenerasi dan memunculkan tokoh muda.

(14) Kini semua menanti mukjizat. Padahal fase mukjizat telah lewat, jika tidak melengkapi prasyarat.

02-08-2018