[Video] Tarian 'Dabka' Demonstran Palestina di Depan Sniper Israel, Menikmati Perlawanan dengan Suka Cita


[PORTAL-ISLAM.ID] Sejak 30 Maret 2018 lalu -hingga saat ini terus berlangsung-, semua komponen masyarakat Palestina dan semua partai politik terlibat dalam aksi damai yang dikenal dengan “Great Return March” atau Aksi Kepulangan ke Tanah Palestina sejak mereka diusir tahun 1948 saat Israel didirikan.

Aksi dilakukan secara masal dan simultan di sekitar 700 meter dari pagar perbatasan wilayah pendudukan Israel. Aksi ini diikuti oleh semua komponen masyarakat Palestina.

Aksi longmarch ini dilaksanakan secara damai dari awal hingga akhir. Itu artinya, peserta aksi tidak diperbolehkan membawa senjata, menembakkan peluru, atau pun melemparkan batu. Aksi ini dimulai dari jalur Gaza dan menyebar ke seluruh tanah Palestina.

Pada waktu tertentu, para pengungsi akan berjalan dengan damai dan bertahap menuju tanah, rumah, dan properti mereka.

Aksi ini juga bertujuan untuk mengundang perhatian media internasional untuk meliput dan menyampaikan pesan rakyat Palestina pada seluruh dunia, “Kami bosan menunggu. Kami ingin pulang sekarang”. Di bawah resolusi hukum internasional dan konvesi hak asasi, rakyat Palestina akan menulis sejarah melalui aksi damai “Great Return March”

Meski “Great Return March” adalah aksi damai, namun Israel menanggapinya dengan mengangkat senjata. Pasukan Israel dengan snippernya menembaki demonstran damai,

Ashraf al-Qidra, juru bicara Departemen Kesehatan Palestina, mengatakan kepada Al Jazeera, sampai saat ini (30 Juni 2018), secara total 134 orang Palestina telah gugur syahid sejak 30 Maret dan 15.200 terluka.

APAKAH WARGA PALESTINA TAKUT DENGAN ZIONIS ISRAEL? TAKUT DG SNIPPER?

SAMA SEKALI TIDAK.

BAHKAN MEREKA para peserta Aksi Damai “Great Return March” sesekali menari 'Dabka/Dabke' ( دبكة tarian terkenal Timur Tengah) dihadapan snipper Israel.

"When we resist, we do so joyfully!" (Ketika kami melawan, kami melakukannya dengan suka cita), tulis media Palestina Shehab News, yang memposting video Tarian Dabka Palestina di akun twitternya, Minggu (1/7/2018).

Berikut videonya...


[Youtube]