TRAGEDI ÖZIL dan PILPRES 2019


[PORTAL-ISLAM.ID] Mesut Özil, pemain bola dunia keturunan Turki yang membela Timnas Jerman mengundurkan diri dari Timnas Jerman. Alasannya adalah sikap rasialis publik sepakbola Jerman yang mencemooh dan mengkambing hitamkan dirinya akibat Jerman gagal di Piala Dunia 2018.

(Baca: Özil Menyatakan Mundur dari Timnas Jerman Karena Masalah Rasialisme dan Foto Erdogan Yang Dipersoalkan)


Özil menjadi bulan bulanan publik Jerman karena setelah sebelumnya berfoto bersama Erdogan, presiden Turki. Rakyat Jerman menuduh Özil sebagai pemain bola yang tidak setia dan bermain bola setengah hati pada Jerman hanya karena sesi foto itu. Tuduhan semakin menggila setelah kekalahan bertubi tubi Jerman di ajang kompetisi sepak bola internasional.

Isu Özil inipun ditarik tarik pada wilayah politik Jerman. Muncul sentimen anti-Turki dan (Islam) diberbagai wilayah Jerman yang dimotori partai politik sayap kanan Jerman Afd (Alternative für Deutschland).

Apa ibrah/pelajaran yang bisa diambil umat Islam dari kasus Özil ini dalam situasi politik kenegaraan kita?

1. Hentikan membebek pada partai atau tokoh yang tidak jelas identitas keislamannya. Membebek pada partai nasionalis sekuler tidak membawa faedah sama sekali.

Mereka (nasionalis sekuler) hanya berniat menunggangi umat Islam saja demi kepentingan politiknya, demi ambisi kelompoknya. Ketika kekuatan politik Islam dirasa bermanfaat untuk memenangkan mereka, mereka akan berbaik hati dengan senyuman palsu dan uluran tangan pada kita, sedangkan ketika dirasa sudah tidak bermanfaat lagi dan dianggap hanya akan membawa kekalahan, mereka akan meninggalkan kita.

2. Partai-partai Islam harus menendang jauh sindrom inferior (rendah diri) dihadapan partai-partai sekuler. Jika semua partai-partai Islam bersatu, tidak ada satupun partai nasionalis sekuler yang mampu mengalahkan suara kita.

3. Partai-partai Islam harus bangkit dan mengusung capres dan cawapres dari kalangan tokoh politik Islam yang memiliki visi misi jelas, tidak memusuhi Islam (Islamophobia) di berbagai aspek kehidupan negeri ini.

Semoga Allah menolong kaum muslimin di negeri ini, menjadikan negeri ini negeri yang berkah, jangan adalagi kasus Özil di seluruh dunia Islam. Islam harus tegak dan berdiri diatas kaki sendiri, tidak menyandarkan diri kepada siapapun kecuali kepada Allah Rabbul Izzati.

(Nizar Maulana)