Serbuan Pabrik Semen Asing (China), 30 Juta Ton Semen Lokal Tak Terserap


[PORTAL-ISLAM.ID] Kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur besar-besaran, semestinya bisa mendongkrak permintaan komoditas semen nasional. Namun, realisasi di pasat ternyata tak sesuai harapan.

Seperti yang diungkap oleh Gubernur Sumatra Barat Iwan Prayitno. "Saya dapat laporan pasar semen nasional ada masalah. Buktinya ada 30 juta ton semen tak terserap pasar, tapi itu takkan lama, pemerintah konsen pada pertumbuhan industri dalam negeri," kata dia di Padang, Minggu (15/7/2018).

Dampak ini dikhawatirkan merembet ke perusahaan semen lokal, seperti Semen Padang. Meski saat ini kinerja Semen Padang masih tergolong aman, namun Iwan berharap pasar tetap dijaga oleh pemerintah.

Komisaris Semen Padang, anak perusahaan Semen Indonesia (SI), Khairul Jasmi, di tempat terpisah menyebut serbuan pabrik semen asing benar-benar merampas pasar semen milik BUMN. Apalagi kemudian ada kebijakan impor semen dan klinker. Ini menurut dia tidak baik.

Laba PT Semen Padang pada 2017 turun dari laba 2016 yang Rp723 miliar, namun kinerja tersebut masih cukup baik dibandingkan rata-rata industri semen nasional.

Link: https://www.cnbcindonesia.com/news/20180715093206-4-23588/digempur-semen-asing-30-juta-ton-semen-lokal-tak-terserap

Produsen Semen China Kian Ekspansif di RI

Jumlah produsen semen di Indonesia bertambah dua kali lipat dalam kurun empat tahun terakhir. Berdasarkan catatan Asosiasi Semen Indonesia, saat ini ada sekitar 14 perusahaan yang memproduksi semen dari 7 perusahaan yang tercatat pada 2014.

Perusahaan besar semen dari China mulai masuk dan menjadi pemain baru yang kiprahnya sangat dikhawatirkan pemain lokal. Pasalnya sejak masuk ke Indonesia, perusahaan-perusahaan semen asal China tersebut sangat ekspansif yang menyebabkan produksi semen nasional mengalami kelebihan produksi dan berpotensi memicu terjadinya perang harga.

Beberapa nama perusahaan asal China yang masuk ke Indonesia antara lain Conch Cement, Jui Shin, Panasia, Haohan Cement, dan Cement Hippo atau Sun Fook Cement. Selain itu, ada satu lagi perusahaan semen China yang baru masuk, yaitu Hongshi Holding Group.

Hongshi dikabarkan akan membangun pabrik di Jember, Jawa Timur dengan menggandeng patner lokal Semen Imasco. Di China, Hongshi merupakan perusahan semen yang skalanya sama seperti PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Perusahaan-perusahaan tersebut menambah persaingan sengit dari perusahaan yang sudah dulu ada, seperti Grup Semen Indonesia, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Holcim Lafarge Indonesia Tbk (SMCB) dan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), dan pemain lokal lainnya.

Dari sejumlah pemain baru tersebut, agresifitas Conch mendapat sorotan lebih dari pelaku industri semen. Mengingat Conch Cement merupakan salah satu perusahaan semen terbesar di China dan di dunia.

Ini tak hanya sekedar isapan jempol, Conch dalam waktu singkat bisa menguasai porsi pasar nyaris 5% persen dalam waktu hanya emat tahun. Strategi agresif pada harga yang diterapkan perusahaan ini membuat pangsa pasarnya berpotensi makin besar.

Padahal produksi semen Indonesia saat ini sedang berlebihan. Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia jumlah kapasitas terpasang produksi semen di Indonesia hingga kuartal I-2018 mencapai 107,4 juta ton. Sementara total kebutuhan nasional mencapai 66,35 juta ton. Artinya ada kelebihan pasokan sekitar 41,05 juta ton.

Direktur PT Conch Cement Indonesia, Wang Hai Wing, usai menemui Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan kemarin menegaskan, akan terus meningkatkan jumlah produksi. Menurut Wang, tingkat konsumsi semen per kapita Indonesia masih rendah, inilah yang membuat Conch ngotot untuk meningkatkan kapasitas produksi pabrik hingga 25 juta ton.

Link: https://www.cnbcindonesia.com/market/20180711121516-17-23006/produsen-semen-china-kian-ekspansif-di-ri

Perusahaan Semen China di Barru PT Conch Akui Tak Punya Izin, 'Beraninya Mereka Buka Pabrik Semen'
http://makassar.tribunnews.com/2017/04/05/perusahaan-semen-china-di-barru-pt-conch-akui-tak-punya-izin-beraninya-mereka-buka-pabrik-semen

***

KENAPA CHINA SANGAT AGRESIF DI ERA REZIM SEKARANG?

DARI MULAI SERBUAN TENAGA KERJA/BURUH CHINA

SAMPAI SERBUAN PABRIK SEMEN