Isu HAM, Bumerang Yang Menghantam Kubu Petahana


Setelah...

[Kamis, 26 Juli 2018]
PDIP Mendatangi Komnas HAM, Ingin Pelanggaran HAM Masa Lalu Diungkap
https://nasional.tempo.co/read/1110873/datangi-komnas-ham-pdip-ingin-pelanggaran-ham-masa-lalu-diungkap

Lalu berikutnya...

[Senin, 30 Juli 2018]
Pemerintah Akan memBentuk Tim Gabungan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu
https://katadata.co.id/berita/2018/07/30/pemerintah-akan-bentuk-tim-gabungan-kasus-pelanggaran-ham-masa-lalu

Jelang Pemilu, Wiranto Bikin Tim untuk Usut Pelanggaran HAM Masa Lalu
https://www.inews.id/news/read/198121/jelang-pemilu-wiranto-bikin-tim-untuk-usut-pelanggaran-ham-masa-lalu

***

Tidak dibutuhkan analisis yang njelimet, bahwa itu semua adalah ditujukan untuk "bikin sibuk" dan "memberi beban tambahan" kepada Tokoh-Tokoh Oposisi seperti Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono yang kini sudah satu komando untuk Ganti Presiden.

Mungkin isu HAM efektif menggerus suara yang mau pilih Prabowo, itu dulu saat Pilpres 2014... dimana aktivis-aktivis HAM berdiri serentak menyokong Jokowi dengan isu HAM-nya. Termasuk istri Munir.

TAPI SEKARANG...??

Isu HAM ini justru akan jadi bumerang menghantam kubu Petahana...

Pegiat dan aktivis HAM sudah kecewa dengan janji-janji Jokowi dalam penuntasan HAM..

Nol, Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Di Era Jokowi
http://www.rmoljakarta.com/read/2017/08/16/49765/Nol,-Penuntasan-Kasus-Pelanggaran-HAM-Di-Era-Jokowi-

Kecewa berat Suciwati ke Jokowi tak tunaikan janji di kasus Munir
https://www.merdeka.com/peristiwa/kecewa-berat-suciwati-ke-jokowi-tak-tunaikan-janji-di-kasus-munir.html

JANGANKAN KASUS HAM MASA LALU...

KASUS NOVEL BASWEDAN yang baru aja, sampai kini mangkrak

Bahkan... pegiat HAM sudah menunjuk kubu Jokowi..

Kontras: Wiranto Bertanggung Jawab Kasus Pelanggaran HAM
https://nasional.tempo.co/read/791010/kontras-wiranto-bertanggung-jawab-kasus-pelanggaran-ham

Bahkan lagi...

Pengadilan PBB Keluarkan Surat Penangkapan terhadap Wiranto
https://news.detik.com/berita/156190/pengadilan-pbb-keluarkan-surat-penangkapan-terhadap-wiranto