TAHUKAH ANDA? Anies Kenakan Batik "RAJA NAGA" Saat SEGEL REKLAMASI, 9 Cacing Terbirit-birit


[PORTAL-ISLAM.ID] Kamis 7 Juni 2018 bertepatan dengan 22 Ramadhan 1439 H, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirim 300 personel Satpol PP untuk menyegel semua bangunan yang ada di pulau reklamasi D dan B.

Proyek reklamasi Pulau D dan B berada di kawasan Pantai Indah Kapuk, Pluit, Jakarta Utara. Pengembang Pulau D dan B adalah PT Kapuk Naga Indah, anak usaha Agung Sedayu Group.

Sebanyak 932 bangunan-bangunan yang sudah berdiri tanpa ijin dan tanpa IMB Disegel disaksikan dan dibawah pengawasan Gubernur Anies yang terjun langsung ke lokasi pulau palsu reklamasi.

"Ini tanah kita, diambil dari bawah air laut kita. Ini adalah tanah air kita. Membangun di tanah ini harus taat pada semua aturan hukum di tanah air kita. Hari ini, Pemprov DKI Jakarta melakukan penyegelan 932 bangunan yang berdiri tanpa izin, tanpa IMB," kata Anies saat melakukan penyegelan.

Proyek Reklamasi adalah proyek raksasa para naga yang dilindungi penguasa selama ini.

Dan tahukah Anda? Saat melakukan penyegelan reklamasi, Gubernur Anies mengenakan batik motif corak naga. Bukan naga sembarang naga, tapi raja naga. Lewat corak batik yang dikenakan, Anies ingin memberikan sinyal jika ia saat ini yang mampu mengendalikan naga, bukan dikendalikan naga. Ia seolah ingin mengumumkan jika pemimpin DKI sekarang adalah penjaga kedaulatan, bukan penjaga orang-orang besar.

Hal ini juga ditegaskan Anies saat melepas 300 personel Satpol PP bahwa semua pihak tak peduli ekonomi kuat akan ditindak bila melanggar.

“Semua adalah bagian dari yang memastikan bahwa Jakarta itu tertib dan teratur. Bagi pelanggar yang punya sosial ekonomi lemah maupun kuat, semuanya akan ditindak oleh Pemprov DKI Jakarta,” kata Anies di Balai Kota Jakarta saat melepas 300 personel Satpol PP, Kamis (7/6/2018).

Simak videonya...