Sutarmidji, Walikota Pemegang Rekor Khatam Qur’an Massal Ini Menang Pilgub Kalbar 2018


[PORTAL-ISLAM.ID] PONTIANAK - Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur urut tiga, Sutarmidji - Ria Norsan dinobatkan sebagai pemenang Pilgub Kalimantan Barat berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dan lembaga survei yang lain.

Pasangan yang diusung Golkar, PKS, PPP, Nasdem, PKB, dan Hanura ini mengalahkan pasangan yang diusung PDIP Karolin Margaret Natasa - Suryadman Gidot.


Dengan kemenangan ini, Kalbar kini bakal dipimpin gubernur Muslim. Sebelumnya selama dua periode (2008-2018) Provinsi Kalbar dipimpin gubernur Cornelis dari PDIP, yang tak lain ayah dari cagub Karolin Margaret Natasa yang kalah.

Sutarmidji adalah Wali Kota Pontianak dua periode (2008-2013, 2013-2018) yang pada masa jabatan keduanya pada bulan Oktober 2017, menyelenggarakan Khataman Alqur’an massal yang memecahkan rekor MURI dengan 27.649 peserta.

Luar Biasa, Pontianak Pecahkan Rekor Khataman Massal


Luar biasa, kata itu pantas disematkan untuk Kota Pontianak yang berhasil memecahkan rekor Khataman Al Quran terbanyak dan dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

Betapa tidak, 27.649 peserta membludak memenuhi Masjid Raya Mujahidin hingga di halaman, Sabtu (14/10/2017).

Manager MURI, Andre Purwardono menyebut, khataman Al Quran massal yang digelar di Kota Pontianak ini sangat luar biasa dan superlatif. Menurutnya, kegiatan ini memecahkan rekor sebelumnya yang dibukukan oleh Kabupaten Musi Rawas sebanyak 12.500 peserta.

“Khataman Al Quran massal di Pontianak berhasil memecahkan rekor sebanyak 27 ribu lebih peserta,” ujarnya.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa membuat Kota Pontianak semakin berkah, aman dan tentram, tidak ada pergesekan antara satu sama lainnya,” imbuhnya.

Sementara Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, Khataman Al Quran massal ini dalam rangka Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke-246. Pesertanya melibatkan 27 ribu lebih pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat. Jumlah tersebut, kata dia, tingkat sekolah pendidikan sama dengan satu angkatan.

“Kita mau lihat program Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yakni siswa tamat SMP harus sudah khatam Al Quran dan itu berjalan baik. Sehingga program ini dikatakan sukses,” terangnya.

Menurutnya, pelaksanaan khataman ini juga sebagai pendidikan karakter anak di mana harus dimulai dengan ajaran agama untuk memperkuat pendidikan karakter anak.

“Dan untuk memperkuat pemahaman ajaran agama, mereka harus memahami isi kandungan kitab suci agamanya masing-masing. Termasuk salah satunya Al Quran sebagai kitab suci umat Islam,” sebutnya.

Fitra Al Hadi (13), salah satu peserta khataman Al Quran, mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini bersama teman-teman sekolahnya.

“Saya sudah setahun belajar mengaji dengan guru ngaji. Saya yang datang ke rumah guru ngaji,” kata siswa kelas VIII SMP 14 Pontianak.

Link: https://www.kalbaronline.com/2017/10/14/luar-biasa-pontianak-pecahkan-rekor-khataman-massal/

Dalam konpersnya, Sutarmidji mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, sehingga berhasil menang pada quick count.

"Ini merupakan perjuangan kita bersama, mulai dari partai koalisi, relawan, simpatisan dan perjuangan bersama dalam mewujudkan Kalbar baru lebih maju dan sejahtera," kata Sutarmidji dalam konferensi persnya bersama partai pengusung dan pendukung serta relawan di Posko Kemenangan Sutarmidji-Ria Norsan di Pontianak, Rabu (27/6/2018), seperti dilansir Antara.

SEMOGA BUMI KALBAR SEMAKIN BERKAH... AAMIIN...