SUDAH DPERINGATKAN BAWASLU, Jokowi Ngeyel Tetap Bagikan Paket Sembako Pakai Dana APBN


[PORTAL-ISLAM.ID] Mudik ke Solo Hari Raya Idul Fitri 1439, Presiden Joko Widodo bagikan 5.000 paket sembako.

Pembagian sembako digelar di halaman Parkir Gedung Graha Saba tak jauh dari kediaman Jokowi, di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Sabtu, 16 Juni 2018.

Warga antre sejak pukul 07.00 WIB. Pembagian sembako terus dilakukan sambil menunggu kedatangan Jokowi dalam kegiatan tersebut.

Pembagian Sembako Jokowi ini tak indahkan peringatan yang telah disampaikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

[Kompas, 10 April 2018]
Bawaslu Minta Jokowi Hentikan Kegiatan Bagi-bagi Sembako

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja meminta Presiden Joko Widodo menghentikan program bagi-bagi sembako saat kunjungan kerja ke daerah.

Hal itu untuk menghindari anggapan bahwa pembagian sembako yang dilakukan merupakan upaya kampanye menjelang Pemilihan Presiden 2019.

"Kami harapkan sekarang tidak bagi-bagi sembako," ujar Bagja ketika ditemui di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Menurut Bawaslu, Jokowi cukup menyampaikan program-program yang telah dilakukan pemerintah selama ini.

Bagja mengakui, Bawaslu telah mendapatkan laporan masyarakat mengenai pembagian sembako yang dilakukan Jokowi.

Link: https://nasional.kompas.com/read/2018/04/10/18535821/bawaslu-minta-jokowi-hentikan-kegiatan-bagi-bagi-sembako

Paket Sembako yang dibagikan Jokowi dananya berasal dari APBN.

Bahkan Anggaran untuk pengadaan Tas Sembako-nya saja mencapai Rp 3 Miliar dari APBN.

[Detik, 23 April 2018]
Anggaran Rp 3 M untuk Tas Sembako Jokowi Jadi Sorotan
https://news.detik.com/berita/3985532/anggaran-rp-3-m-untuk-tas-sembako-jokowi-jadi-sorotan