[PilGub Jateng] VULGAR DAN MENJIJIKKAN! Gelar Kampanye Bertema Halalbihalal, Ganjar-Yasin Undang Biduan Erotis, Warganet MERADANG


[PORTAL-ISLAM.ID]  Paslon Ganjar-Yasin dan Sudirman-Ida beda secara diametris. Salah satunya; corak kampanye.

Keduanya menggelar konser musik. Tapi Pilihannya beda. Sudirman-Ida merangkul grup musik religi milenial: Sabyan Gambus. Kostum mereka santun. Gaya rilex. Fun n cool. Alunan nadanya teduh. In short, apiik tenan rek.

Sedangkan Ganjar-Yasin pilih tema "halal bi-halal". Musiknya dangdutz. Biduan wanita dibalut rok sejengkal warna merah. Paha diumbar. Celana dalam nyaris tersingkap. Lekuk tubuh meliuk bagai ular. Hotz. Bokong goyang. Maju-mundur. Ngangkang Di hadapan "Ganjaran-Pria".

Goyangannya keras. Sedemikian keras hingga mungkin bisa patahkan batang bambu elastis. Seronok. She's a nasty hardcore ball-breaker.

Penyanyi itu joged di depan layar backdrop. Ada simbol-simbol partai di situ. Gambar muka Taj Yasin senyam-senyum.


Mayoritas netizen teriak "Astaghfirullah Al Adzim". Pro Ganjar-Yasin nyeletuk; "dikasi nikmat kok pura-pura bego".

Sebagian menilai show itu ngga layak. Masuk kategori "pornoaksi". Merendahkan harkat martabat perempuan. Legacy Ibu Tien Suharto mereka hancurkan.

Menurut saya, itu vulgar. Sedikit porno. "Pornography use has serious, negative side effects," kata Ann Tolley.

Pornography is unhealthy. Bisa rusak otak. Tidak baik bagi generasi muda. Atraksi panaz triger libido. Manjakan syahwat. Alhasil, kasus anak di luar nikah marak. Mereka itu jadi anak haram (haram jaddah). Kasian.

Sedangkan "vulgaritas" berkaitan dengan karakter kasar, ofensif, lacking in refinement or good taste; uncultured; ill bred.

Di Era Victorian, "vulgaritas" identik artinya dengan beberapa aktifitas seperti berpakaian tidak pantas dan perilaku sejenis.

Penulis: Zeng Wei Jian
---------
Berikut tanggapan warganet:


Cuplikan video:
(https://youtu.be/1m7DkwiOME0)