Kericuhan Pasca Pilkada KALBAR, Ini Himbauan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional


[PORTAL-ISLAM.ID]  PONTIANAK - Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Cornelis mengajak warga untuk menjaga Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) agar tetap aman dan damai. Semua pihak harus menghormati proses demokrasi yang sedang berlangsung sekarang ini.

"Mari kita jaga Kalimantan Barat yang aman dan damai. Bersama-sama dari kita untuk kita. Atas kerja samanya yang baik saya ucapkan terima kasih," kata mantan Gubernur Kalbar ini dalam konferensi persi di Pontianak, Kalbar, Sabtu (30/6/2018). Hadir dalam konferensi pers tersebut Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura Brigjen TNI Sulaiman Agusto, Cagub nomor urut Kalbar Karolin Margret Natasa, dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono.

Ajakan ini merespons terjadinya kericuhan di Kabupaten Landak, Jumat (29/6/2018) petang, yang diduga terkait hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar. Akibat kericuhan ini sebanyak 119 orang yang terdiri dari laki-laki, perempuan, dan anak-anak, terpaksa mengungsi ke Kabupaten Mempawah.

(Baca: Ricuh Hasil Pilgub Kalbar di Landak, 119 Warga Mengungsi)

Karolin Margret Natasa juga meminta para pendukungnya menahan diri, tidak terprovokasi dan jangan mudah percaya informasi yang beredar di media sosial atau dunia maya. Jika memang para pendukung mengetahui adanya pelanggaran pemilu, maka segera lapor ke posko yang disediakan.

"Kami akan menindaklanjutinya sesuai hukum yang berlaku. Kita semua adalah warga yang taat hukum, cinta damai," katanya.

Di tempat yang sama, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono juga mengajak masyarakat untuk menjaga situasi kondusif di Kalimantan Barat. "Situasi Kalbar yang sudah kondusif mari kita tingkatkan demi pembangunan bersama di Kalbar ini," ucapnya.

Sumber: https://daerah.sindonews.com/read/1317739/174/presiden-dayak-ajak-warga-kalbar-jaga-situasi-aman-dan-damai-1530351071

***


Seperti diketahui, Pilkada serentak 2018 usai digelar hari Rabu (27/6/2018). Berdasar hasil quick count berbagai lembaga survei, Pilgub Kalimantan Barat yang diikuti tiga pasang dimenangkan oleh pasangan muslim Sutarmidji - Ria Norsan yang diusung koalisi Golkar-PPP-PKS-PKB-Hanura-Nasdem.

Dari quick count yang dirilis Poltracking suara masuk 93,80%, Sutarmidji - Ria Norsan meraih 51,61% unggul jauh selisih 11% dari Karolin-Gito yang diusung PDIP (40,82%). Posisi tiga Milton-Boyman 7,58%.

Karolin Margret Natasa adalah anak dari Cornelis, gubernur 2 periode dari PDIP. Karolin adalah Bupati Landak periode 2017-2022 dan juga mantan anggota Komisi IX DPR RI periode 2009-2014 dan 2014-2019 dari daerah pemilihan Kalimantan Barat.

Karolin Margret Natasa juga merupakan Ketua Umum Pemuda Katolik Periode 2015-2018.