Heboh Spanduk "Anda Sedang Melewati Jalan Tol Pak Jokowi", Warganet: SPANDUK PALING BODOH, BENAR2 DUNGU


[PORTAL-ISLAM.ID] Mudik Lebaran tahun ini diwarnai kebodohan tak terkira dari adanya spanduk bertuliskan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan Tol Pak Jokowi".

Spanduk 'Jalan Tol Pak Jokowi' itu memenuhi linimasa media sosial. Tampak spanduk disebar ke berbagai daerah, khususnya jalan tol untuk arus mudik lebaran.

Dilansir detikcom, salah satu jalanan yang memasang spanduk tersebut diketahui berada di daerah Semarang, Jawa Tengah.

Sontak warganet ramai berkomentar. Mereka menilai spanduk 'Jalan Tol Pak Jokowi' adalah spanduk bodoh.

"Spanduk monumen Kebodohan.
Kalo ikut logika pembuat spanduk ini, maka yg Anti Soeharto ga boleh lewat Jagorawi, Toldakot, Tol Priok ?
Dan ga boleh landing di Cengkareng, Halim, Adi Sumarmo, Juanda, dll ?

Spanduk ini adalah Stupidity at its best..," ujar akun @bambangelf.


Komentar akun twitter @bambangelf ini banyak yang me-retwit, mencapai 400 lebih retwit.

"Bagi pendukung Jokower Jangan Gunakan Paslitas Penyebrangan ASDP Merak dikarnakan Di buat jaman suharto... Lebih baik berenang saja sperti Cebong😀😀😀," timpal akun @Dewikomala94.

"Jalan tol pak Jokowi? Memang pakai duit Jokowi? Jangan2 pakai duit haji? Duit utang? duit BPJS? Hmm..bener2 dungu yang bikin spanduk," komen @Satrio_Prasetya.

"Ribet banget mudik kali ini, harus menghapal mana jalan yang dibangun JKW, SBY, Mega, Gus Dur, Habibie, Soeharto, Sukarno, dan kompeni agar bisa lewat. 🙈🙈🙈," ujar @Bemz_Q.

"Pendukung Jokowi yang suka menghina SBY 10 tahun nga ngapa2in, pulang ke Jawa jangan naik kereta api. Rel double track Jawa itu dibangun era SBY lho 😂😂," balas kader Demokrat @panca66.

"Pak Jokowi kalau kunjungan keluar negeri juga jangan pakai pesawat kepresidenan, kan yg beli pak SBY 😆," timpal @heriyantods.

Sampai budayawan dan dalang nyentrik turut berkomentar terkait spanduk KLAIM JALAN TOL JOKOWI.

"Untung Tuhan cuma "satu" dan gak ganti2 sehingga ruas2 tertentu bambu maupun tebu ndak ada yg mengklaim sebagai karya Tuhan yg sekarang, bukan Tuhan yg sebelumnya. Beda ma ruas2 jalan tol," kata Mbah Tejo di akun twitternya (@sudjiwotedjo).