GEGER! Anggota Wantimpres Jokowi ke Israel, Palestina dan Umat Islam Kecewa


[PORTAL-ISLAM.ID] Israel telah mengundang Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang juga Katib Aam (Sekjen) Suriyah PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf menjadi pembicara di Israel.

Pengundangnya adalah the Israel Council on Foreign Relations (ICFR), forum independen mempelajari dan membahas isu-isu kebijakan luar negeri, terutama terkait Israel dan bangsa Yahudi. ICFR beroperasi dengan bantuan WJC (World Jewish Congress/Kongres Yahudi Dunia).

Dalam salinan surat undangan diterima Albalad.co, Yahya diminta menyampaikan kuliah umum berjudul Shifting Geopolitical Calculus: From Conflict to Cooperation. Acaranya digelar pada Rabu pekan depan (13 Juni 2018) pukul enam waktu setempat di the David Amar Worldwide North Africa Jewish Heritage Center, Yerusalem.


Hingga kabar ini dilansir, mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid itu belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar. Rupanya, menurut seorang sumber, dia sudah terbang ke negara Zionis itu.

Wartawan Israel, Simon Arann, melalui akun twitternya juga menginformasikan akan datanganya Yahya Cholil Staquf ke Israel.

Dengan bahasa Ibrani, Simon Arann menulis:

למרות שאין יחסים דיפלומטיים ביו ישראל לאינדונזיה,
איש הדת האינדונזי הבכיר,
מזכ"ל פורום אנשי הדת
Kyai Haji Yahya Cholil Staquf,
מוזמן להרצאה במכון דיין בשבוע הבא.

רמז לבאות??...
ברוך הבא לישראל!!

Terjemahan:
[Meskipun tidak ada hubungan diplomatik antara Israel dan Indonesia,
Ulama senior Indonesia,
Sekretaris Jenderal NU
Kyai Haji Yahya Cholil Staquf,
Diundang ke ceramah di Institut Dayan minggu depan.

Selamat datang di Israel !!]

Undangan bagi Yahya itu muncul di tengah kecaman dunia terhadap Israel yang telah membantai ratusan warga Gaza Palestina yang melakukan aksi di perbatasan Gaza. Bahkan Jumat pekan lalu seorang relawan medis Razan An-Najjar tewas ditembak sniper tentara Israel.

Israel memang getol mengundang tokoh dan ulama Indonesia. Negara Bintang Daud ini berharap mereka yang pernah diundang mau menyebarluaskan propaganda Israel tidak sebengis sangkaan kaum muslim di Indonesia.

Pihak Palestina dikabarkan keberatan dengan kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Yahya C. Staquf, yang juga Sekjen atau Katib Aam Suriyah PB Nahdlatul Ulama, ke Israel.

Sumber tidak resmi Kedubes Palestina di Jakarta, mengatakan, Kementerian Luar Negeri Palestina telah mengirimkan semacam surat protes kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Kehadiran anggota Wantimpres ke Israel dinilai tidak benar. Rakyat Palestina dan Umat Islam merasa kecewa.

Sumber: Albalad, RMOL