FITNAH Anies-Sandi dengan Bikin Video HOAX Satpol PP Minta THR, Orang Tangerang Ini Akhirnya TERCYDUK dan MINTA MAAF


[PORTAL-ISLAM.ID] Sebuah video berisi pengakuan seorang pria tentang pedagang-pedagang di Jakarta Selatan yang dimintai tunjangan hari raya (THR) oleh oknum Satpol PP beredar di media sosial dan grup WhatsApp. Dalam video itu, pria itu meminta agar Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga S Uno melakukan tindakan.

[video]
Dalam video yang berdurasi 40 detik itu, tampak seorang pria berkaus warna hijau memegang secarik kertas di tangan kanannya. Dia juga memegang uang sebesar Rp 10 ribu.

"Ini dari pedagang-pedagang di Jakarta Selatan, tolong Bapak Anies, Bapak Sandi, masak ini Satpol PP minta THR ke pedagang kecil. Kita nyari uang susah. Padahal sudah bayar uang keamanan, kebersihan, setiap hari," kata pria dalam video itu, Jumat (8/6/2018).

Pria itu sesekali menyodorkan secarik kertas ke kamera ponsel yang merekamnya. Terlihat tulisan 'THR Lebaran Pol PP' dan di bawahnya terdapat daftar nama-nama.

"Nih, pedagang kecil masih dimintai THR. Memang dari Pemprov DKI nggak ada dana APBD untuk bayar THR buat Satpol PP? Tolong diurus ya Bapak Anies, Bapak Sandi, gubernur kita DKI Jakarta," lanjutnya.

Tidak diketahui di mana lokasi pengambilan video tersebut. Siapa yang ada di dalam video itu juga tidak diketahui.

"Oke, sekian, terima kasih. Tolong viralkan video ini buat semuanya kalau kalian bela rakyat kecil," katanya mengakhiri rekaman tersebut.

Sontak GEGERLAH JAGAD SOSIAL MEDIA... bahkan media mainstream macam detikcom pun turut memberitakan.

Alhamdulillah.. tak butuh lama, pria dalam video itu bisa terdeteksi dan TERCYDUK.

Dan ENDINGNYA Anda pasti tahu... MINTA MAAF telah bikin HOAX.

Tim Media Gubernur Anies, Naufal Firman Yursak pagi ini, Sabtu (9/6) menshare video permintaan maaf pria yang telah membuat video pengakuan HOAX soal Satpol PP minta THR ke pedagang. 

Ternyata pria yang memakai kaos SLANK ini bukan warga DKI, tapi orang Tangerang Banten.

"Alamat saya di Kreo Larangan Tangerang. Disini saya ingin mengklarifikasi video saya yang kemarin bahwa untuk permintaan THR terhadap pedagang oleh Satpol PP itu TIDAK BENAR. Dan saya ingin MEMINTA MAAF pada Satpol PP dan jajarannya. Serta kepada bapak Anies-Sandi saya minta maaf sebesar-besarnya. Saya siap menerima konsekwensinya."
Berikut video permintaan maafnya..

[Video - suara kecil, pakai headset biar lebih kedengeran]