Wawancarai Ibu Korban Tragedi Monas, Tim iNews TV Diusir Sekelompok Orang, ADA APA?


[PORTAL-ISLAM.ID]  Insiden terjadi saat tim iNewsmewawancarai Komariyah, ibu Rizky Saputra, bocah yang tewas saat pesta rakyat ”Untukmu Indonesia" di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu, 28 April 2018. Sekelompok orang tiba-tiba menginterupsi wawancara dan memaksa tim iNewsuntuk meninggalkan lokasi.

Tak diketahui asal sekelompok orang tersebut. Mereka mengaku sebagai pengurus Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pademangan Barat, Jakarta Utara. Insiden berlangsung saat jurnalis iNews Abraham Silaban sedang mewancarai Komariyah di rumahnya, Jalan Budi Mulia Utara I RT 12 RW XIII, Pademangan Barat, Selasa 1 Mei 2018 malam.

Akibat intimidasi tersebut, wawancara yang disiarkan langsung dalam program Talk to iNews terhenti.

”Tiba-tiba ada yang datang dan mengusir kita. Mereka mempertanyakan izin iNews untuk wawancara,” kata Abraham. Padahal, kata dia, Ibu Komariyah dari awal bersedia untuk diwawancarai secara live oleh iNews.

Atas insiden tersebut, tim iNews menemui ketua RW setempat untuk meminta penjelasan. Ketua RW XIII Muslimin mengakui bahwa orang yang datang menginterupsi wawancara merupakan pengurus LMK Pademangan Barat.

Kendati demikian dia menyangkal terjadi intimidasi. Menurut dia, ada penyampaian yang kurang tepat kepada tim iNews. Dia menduga peristiwa ini karena sejak pagi sudah ada kesepakatan dari keluarga untuk menyerahkan kepada kuasa hukum segala sesuatu yang berkait dengan wawancara dan lainnya menyangkut keluarga Komariyah.

Muslimin pun meminta maaf atas kejadian tersebut.

”Kami atas nama warga dan kelurahan Pademangan Barat meminta maaf atas kejadian tersebut. Sekali lagi kami mohon maaf,” kata Muslimin.

Seperti diketahui, pesta rakyat ”Untukmu Indonesia” menelan korban jiwa. Rizky Saputra dan Mahesa Junaidi meninggal dunia. Rizky meninggal setelah terinjak-injak massa yang memenuhi kawasan Monas.