TWIT WAR Internasional Kelas Kakap, Erdogan "KO" Netanyahu


[PORTAL-ISLAM.ID] Hubungan Turki dan Israel memanas pasca pembantaian yang dilakukan tentara Israel terhadap warga Palestina pada Senin (14/5/2018) kemarin yang menewaskan sedikitnya 62 warga Palestina di perbatasan Gaza.

Presiden Erdogan langsung menarik Dubesnya dari Israel dan mengusir Dubes Israel dari Turki.

Perang antara Turki dan Israel juga terjadi di lini masa media sosial Twitter alias TWIT WAR antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (@RT_Erdogan) dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (@netanyahu).

TwitWar dimulai oleh Netanyahu yang menyerang Erdogan.

"Erdogan is among Hamas's biggest supporters and there is no doubt that he well understands terrorism and slaughter. I suggest that he not preach morality to us," kata Netanyahu.

Netanyahu menuduh Erdogan pendukung Teroris karena mendukung Hamas yang disebut Netanyahu sebagai organisasi Teroris.

["Erdogan adalah salah satu pendukung terbesar Hamas dan tidak ada keraguan bahwa ia memahami terorisme dan pembantaian dengan baik. Saya menyarankan agar dia tidak mengajarkan moralitas kepada kami."]

Twit Netanyahu ini pada 15 Mei 2018 pukul 18.21 WIB.

Twit ini lalu dibalas oleh Erdogan pada pukul 22.15 WIB:

"Netanyahu is the PM of an apartheid state that has occupied a defenseless people's lands for 60+ yrs in violation of UN resolutions.

He has the blood of Palestinians on his hands and can't cover up crimes by attacking Turkey.

Want a lesson in humanity? Read the 10 commandments."

[Netanyahu adalah Perdana Menteri dari negara apartheid yang telah menduduki lahan penduduk yang tidak berdaya selama lebih dari 60 tahun yang melanggar resolusi PBB.

Dia berlumuran darah Palestina di tangannya dan tidak bisa menutupi kejahatan dengan menyerang Turki.

Ingin pelajaran tentang kemanusiaan? Baca 10 Perintah Tuhan (10 commandments)]

10 commandments atau 10 Perintah Tuhan adalah kumpulan perintah Allah kepada bangsa Israel melalui perantaraan Nabi Musa dan ditulis pada kedua loh batu. Sepuluh Perintah Allah tercantum dua kali dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama, pertama di Keluaran 20:2-17, kemudian di Ulangan 5:6-21.

Perintah-perintah ini berisi instruksi untuk beribadah kepada Allah saja, menghormati orang tua sendiri, dan memelihara hari Tuhan, serta larangan terhadap pemberhalaan, penghujatan, pembunuhan, perzinaan, pencurian, ketidakjujuran, dan hasrat akan hal-hal yang dilarang.

Link: https://id.wikipedia.org/wiki/Sepuluh_Perintah_Allah

Erdogan lalu melanjutkan menjawab tudingan Netanyahu.

"Reminder to Netanyahu:

Hamas is not a terrorist organization and Palestinians are not terrorists.

It is a resistance movement that defends the Palestinian homeland against an occupying power.

The world stands in solidarity with the people of Palestine against their oppressors."

[Pengingat untuk Netanyahu:

Hamas bukanlah organisasi teroris dan rakyat Palestina bukan teroris.

Ini adalah gerakan perlawanan yang membela tanah air Palestina melawan kekuatan penjajah.

Dunia berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Palestina melawan penindas mereka.]

APA GAK MAKJLEB TUH?

Uppercut Erdogan meng-KO Netanyahu.

Alhamdulillah.. Umat Islam memiliki pemimpin seperti Erdogan yang membuat Islam dan Umatnya memiliki 'izzah (kemuliaan).

NB:
- Followers akun twitter Erdogan mencapai 13 juta, sedang Netanyahu hanya 1,38 juta
- Dalam Twitwar ini, twit Erdogan di retwit 23 ribu, sedang twit Netanyahu diretwit 7 ribu.