STANDAR GANDA KALABONG (Varian Baru Bong200)


STANDAR GANDA KALABONG

"Bro, barusan ada berita, seorang ibu dan anaknya dipersekusi sekelompok orang."

"Korbannya terluka?"

"Nggak sih. Mungkin sedikit trauma. Tapi si ibu kayaknya nggak apa-apa, soalnya dia bilang nggak takut."

"Pelakunya siapa?"

"Itu, mereka yang punya tagar #2019Ganti..."

"Lalu korbannya?" *mulai emosi*

"Dari kelompok tagar #2019Tetap..."

"APA? OH TIDAK..." *mengepalkan tangan* "Hatiku tersayat-sayat, Bro! Nuraniku terluka! Akal sehatku diperkosa! Kenapa moral sebagian bangsa ini rusak sekali? Ada apa ini? Kenapa kelompok radikal ini dibiarkan tinggal di negara ini? Mereka harus segera dihukum mati. Musnahkan mereka dari nusantara!"

"Ini ada berita lagi Bro. Sehari sebelumnya, dua orang anak meninggal dunia di sebuah acara."

"Panitianya pasti kelompok radikal itu lagi," *muka merah padam menahan amarah* "Bedebah! Mana hukum? Mana keadilan?" *suara meninggi*

"Bukan Bro. Panitianya dari kelompok tagar #2019Tetap..."

"Oh... emang acara apaan sih?" *suara melembut*

"Bagi-bagi sembako. Dua anak itu meninggal saat mengikuti ibunya antri sembako gratis yang dibagi-bagikan panitia."

"Hmm... begitu ya. Keterlaluan! Saya nggak habis pikir, kenapa ada orang tua seperti itu. Sudah tahu cuaca panas, kok ya tega-teganya ngajak anaknya ikut ngantri. Harusnya kan anaknya ditinggal saja di rumah."

😰😰😰

Peringatan: Status ini dapat mengakibatkan hipertensi, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin. Mohon jangan dibaca saat berkendara.

(By Wendra Setiawan)