SADIS! Rezim As-Sisi Mesir Memblokir Pesawat Turki Yang Akan Mengangkut Warga Palestina Yang Terluka


[PORTAL-ISLAM.ID] Mesir yang dipimpin rezim kudeta As-Sisi dan Israel telah memblokir pesawat-pesawat Turki dari menggunakan bandara mereka untuk mengangkut ribuan orang Palestina yang terluka oleh pasukan Israel selama protes di Gaza, kata wakil perdana menteri Turki Recep Akdag, Rabu (16/5/2018), seperti dilaporkan kantor berita Turki Anadolu Agency.

Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 60 orang Palestina dan melukai lebih dari 3.000 orang lainnya sebagian besar dengan tembakan langsung pada hari Senin (14/5) selama protes terhadap pengalihan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Pasukan Israel menembak mati dua pengunjuk rasa lagi pada hari Selasa saat warga Palestina memperingati Nakba, atau hari "malapetaka", memperingati lebih dari 700.000 orang Palestina yang diusir pada tahun 1948 saat penjajah Israel memproklamirkan negaranya di atas tanah Palestina.

Sejak protes perbatasan dan bentrokan dimulai pada 30 Maret, 116 warga Palestina telah tewas oleh tembakan tentara Israel di perbatasan Jalur Gaza.

Turki telah menawarkan untuk mengevakuasi orang-orang yang terluka dari Gaza untuk perawatan medis darurat.

Israel telah menolak permintaan atas "alasan keamanan", media setempat telah melaporkan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Rabu, mengecam "keheningan" internasional atas pembunuhan Israel terhadap warga Palestina.

"Jika keheningan pada tirani Israel berlanjut, dunia akan dengan cepat terseret ke dalam kekacauan di mana bandit berlaku," kata Erdogan di Ankara.

Turki telah menarik duta besarnya dari Tel Aviv dan mengusir duta besar Israel untuk Ankara untuk pergi dengan tidak hormat. (Al-Araby)