Pemimpin PKS Dipolisikan Faizal Assegaf, Fahri: Coba-coba dia ganggu PKS, saya akan ringkus intel kampungan itu!


[PORTAL-ISLAM.ID] Para elite PKS dilaporkan Faizal Assegaf ke Polda Metro Jaya. Fahri menanggapi dengan ancaman.

"Coba-coba dia ganggu PKS, saya akan ringkus intel kampungan itu. Saya punya banyak bukti dia agen," tanggap Fahri dalam pesan singkat kepada detikcom, Selasa (22/5/2018).

Fahri tak menjelaskan lebih lanjut soal tudingannya kepada Faizal Assegaf. Dia hanya menyebut Faizal sebagai intel kampungan.

"Lihat saja. Sebentar lagi dia yang akan diringkus polisi," kata Fahri yang juga Wakil Ketua DPR ini.

Faizal mempolisikan Presiden PKS Sohibul Iman, mantan Presiden PKS Anis Matta, Fahri Hamzah, dan kader PKS lainnya. Dia melaporkan para elite PKS atas dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah melalui media elektronik, Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI No 11 Tahun 2018 tentang ITE dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Faizal mempolisikan para elit PKS ini setelah sebelumnya PKS melaporkan Faizal Assegaf ke polisi terkait dugaan fitnah.

"Mereka mengatakan saya melakukan fitnah keji, atas dasar kalimat fitnah keji itu saya melapor mereka perbuatan tidak menyenangkan, ujaran kebencian," kata Faizal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/5) kemarin.

Selain itu, Faizal juga menduga sejumlah elite PKS mendukung terorisme di Indonesia. Dia menyebut tiga calon presiden dan wakil presiden PKS yang mendukung secara terbuka radikalisme dan terorisme.

Sebelumna, pada Rabu (16/5/2018) pekan lalu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi melaporkan Faizal Assegaf.

Faizal Assegaf dilaporkan ke Polda Jawa Timur terkait kicauannya pada akun @faizalAssegaf atas fitnah yang disebarkannya di media sosial terhadap PKS.

"PKS secara resmi melaporkan akun @faizalassegaf ke pihak yang berwenang dalam hal ini Polda Jawa Timur atas fitnah yang disebarkannya di media sosial terhadap PKS. Rabu (16/05/18)

Semoga kita bijak dan bertanggungjawab dalam menyebarkan informasi," demikian disampaikan akun resmi PKS (@PKSejahtera).

Sebelumnya beberapa kali akun @faizalassegaf menuding dan memfitnah PKS pasca Bom Gereja Surabaya hari Minggu (13/5) lalu.