Mohamad Sabu, Dua Kali Ditangkap Tuduhan Islam Ekstrimis, Kini Jadi Menteri Pertahanan Malaysia


[PORTAL-ISLAM.ID] Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Mohamad hari ini, Sabtu (12/5/2018), secara resmi mengumumkan tiga menteri kabinet di posisi kunci dari 10 menteri.

"Lim Guan Eng akan menjadi Menteri Keuangan, Mohamad Sabu menjadi Menteri Pertahanan dan Muhyiddin Yassin Menteri Dalam Negeri," kata Dr Mahathir Mohamad pada konferensi pers, pada Sabtu (12/5/2018) di Kuala Lumpur, dilansir dari channelnewsasia.

"Sementara itu untuk tujuh (7) posisi Menteri yang lainnya belum diputuskan," ujar Kepala Negara tertua dunia itu menambahkan.

Lim Guan Eng berasal dari Partai DAP (China), Mohamad Sabu dari Partai Amanah (pecahan PAS), sedang Muhyiddin Yassin dari Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM).


Mohamad Sabu, Dari Ekstrimis Jadi Menhan

Yang menarik adalah lika liku perjuangan Menteri Pertahanan Malaysia yang baru.

Dikutip dari wikipedia dan sumber lain, Mohamad Sabu (kelahiran 14 Oktober 1954), yang lebih dikenal sebagai Mat Sabu, adalah seorang politikus Malaysia, yang awalnya bergabung dengan partai oposisi Partai Islam SeMalaysia (PAS) sampai menduduki posisi Wakil Presiden PAS pada tahun 2011-2015.

Ia merupakan 'non-alim' (bukan ulama) pertama yang terpilih pada kepemimpinan PAS.

Tapi Mohamad Sabu bersama dengan beberapa pemimpin progresif lainnya yang disebut G18 digulingkan pada Muktamar PAS tahun 2015.

Akhirnya pada tahun 2015 Mohamad Sabu dan eks aktivis progresif PAS membentuk partai baru, Partai Amanah Negara (AMANAH) dengan dirinya sendiri menjadi Presiden pertamanya.

Mohamad Sabu atau Mat Sabu dikenal khalayak Malaysia karena kemampuan berbicara di depan umum. Orasinya luar biasa, dan juga sangat kocak.

Mohamad Sabu pernah ditahan dua kali di bawah Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri Malaysia (Internal Security Act/ISA).

Dia ditahan dua kali di bawah Internal Security Act (ISA), dari 1984 hingga 1986 atas tuduhan terlibat dalam gerakan ekstrimis, dan dari 1987 hingga 1989 di bawah operasi dengan nama sandi Ops Lalang (Operasi Lalang) yang diluncurkan oleh polisi untuk menangkap mereka yang dianggap telah menyebabkan kekacauan selama kancah politik saat itu.

Setelah ditangkap di bawah Ops Lalang, ia tinggal di dalam kamp tahanan bersama Lim Kit Siang dan Lim Guan Eng yang merupakan pemimpin Partai Aksi Demokratis (DAP). Mereka menemukan kepercayaan dan kawan ketika dia menyadari bahwa Lim bukan rasis tetapi pelindung Konstitusi Malaysia.

DAP bersama Partai Amanah-nya Mohamad Sabu lalu bergabung bersama partai bentukan Anwar Ibrahim (Partai Keadilan Rakyat) dan partai bentukan Mahathir (Partai Pribumi Bersatu Malaysia), mereka bergabung dalam koalisi oposisi PAKATAN HARAPAN yang akhirnya menang Pemilu yang digelar 9 Mei 2018.

Dan hari ini, Sabtu (12/5/2018), Tuan Haji Mohamad Sabu resmi diangkat sebagai Menteri Pertahanan Malaysia.

Demikianlah dunia dan kehidupan berputar dan Allah pergilirkan.

Fitnah, Rekayasa, Penjara ... itu mmg jalan kehidupan Pejuang. Dimana dan Kapanpun.

Sejarah akhirnya mencatat... Istiqomah akan berbuah manis pada saatnya.



[Video judul di Youtube 'Lawak Mat Sabu Terbaik']


[video - Abang Mat ni kalau bagi ceramah asyik nak gelak je tapi dia boleh fahamkan orang kampung]
Referensi:
https://en.wikipedia.org/wiki/Mohamad_Sabu
https://ms.wikipedia.org/wiki/Parti_Amanah_Negara