ISIS Meminta Maaf pada Israel


[PORTAL-ISLAM.ID] Liputan dari majalah ternama NEWSWEEK ini menambah daftar hubungan ISIS dan Israel. (Newsweek is an American weekly magazine founded in 1933)

ISIS FIGHTERS REGRET ATTACKING ISRAEL AND HAVE 'APOLOGIZED', FORMER DEFENSE MINISTER SAYS

Moshe Yaalon, mantan Menteri Pertahanan Israel, memberikan pernyataan kepada pers di pangkalan militer Kirya di Tel Aviv, Israel 20 Mei 2016. Yaalon mengklaim militan yang setia kepada kelompok Negara Islam (ISIS) meminta maaf kepada Israel setelah menembaki unit Israel pada bulan November di Dataran Tinggi Golan Suriah.

Pejuang yang setia kepada kelompok militan Negara Islam (ISIS) telah meminta maaf karena melancarkan serangan terhadap pasukan Israel tahun lalu di wilayah Golan Heights yang disengketakan, menurut mantan menteri pertahanan Israel.

Moshe Yaalon, yang menjabat sebagai kepala Departemen Pertahanan Israel dari 2013 hingga pengunduran dirinya pada tahun 2016, membuat pernyataan Sabtu ketika berbicara dengan koresponden saluran media Channel 10 Israel di kota utara Afula. Mantan menteri pertahanan, yang juga menjabat sebagai kepala staf untuk militer Israel, tampaknya merujuk serangan November lalu oleh Tentara ISIS di unit-unit Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah. Israel menanggapi dengan meluncurkan serangan udara pada posisi militan, menewaskan empat orang, dan Ya'alon mengatakan sejak itu ISIS meminta maaf atas insiden itu.

"Baru-baru ini ada satu kasus di mana Daesh melepaskan tembakan dan meminta maaf," kata Ya'alon, menggunakan akronim bahasa Arab untuk ISIS (Daesh).

Serangan November adalah bentrokan pertama dan satu-satunya antara Israel dan ISIS.

Dataran Tinggi Golan adalah wilayah Suriah yang sebagian diduduki oleh Israel setelah kedua negara berperang pada tahun 1967. Israel menganeksasi bagiannya dari Dataran Tinggi Golan secara resmi pada tahun 1981, sebuah langkah yang tidak diakui secara internasional dan secara sepihak dikritik oleh Resolusi PBB 242.

Sementara Israel berulang kali mengutuk ISIS dan afiliasinya, ia telah memberikan dukungan diam-diam.

Link: http://www.newsweek.com/isis-fighters-regret-attacking-israel-apologize-defense-minister-591020