Buntut Pembantaian Warga Palestina, Turki Usir Dubes Israel dan Tidak Dibolehkan Fasilitas VIP di Bandara


[PORTAL-ISLAM.ID] ISTANBUL - Sebuah pertikaian diplomatik antara Turki dan Israel menyusul pembunuhan tentara Israel terhadap puluhan warga Palestina.

Pada Selasa (15/5), pemerintah Turki menarik Dubesnya dari Israel.

Dan hari ini, Rabu (16/5), Dubes Israel diusir Turki dengan tidak hormat.

Dubes Israel diusir dari Ankara dan tidak boleh memakai ruangan VIP di Attaturk Airport dan harus ikut pemerikasaan dan prosedur penumpang biasa.

Dilansir Arabic Post, Duta besar Israel, Eitan Nea, meninggalkan wilayah Turki. Dia terbang dari Bandara Ataturk di Istanbul dengan pesawat udara umum Turki. Setelah tiba di Bandara Ataturk dari Ankara, dia menunggu pesawat tiba, dia tidak diizinkan untuk menggunakan ruang VIP dan dipaksa untuk memotong tiket keberangkatan dengan masyarakat umum. Dia juga diharuskan melepas sepatunya.

Ketika dia naik ke pesawat, duta besar Israel berbaris dengan penumpang dan menjalani pemeriksaan rutin, yang dilakukan untuk semua orang sebelum naik ke pesawat.

Kejadian ini disiarkan ke dunia. Pers Turki sengaja diundang untuk merekam peristiwa ini.

Beginilah Izzah negara yang tidak salah pilih pemimpin.

Pihak Israel pun berang dengan perlakuan pemerintah Turki terhadap Dubesnya.

"Itu adalah perpeloncoan nyata," kata pejabat Israel seperti dilansir media Times of Israel.

"Ini adalah penghinaan sengaja seorang duta besar Israel di depan kamera - diundang khusus oleh pemerintah Turki."

Sikap pemerintah Turki timbul pasca pembantaian yang dilakukan tentara Israel terhadap warga Palestina yang melakukan aksi menentang pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem.

Setidaknya 62 warga Palestina syahid di wilayah perbatasan Gaza.

[Video - Pengusiran Dubes Israel dari Turki]