SKAKMAT!! Elit Demokrat: Katanya Elektabilitas Jokowi Tinggi, Kok Masih Bagi-Bagi Sembako?


[PORTAL-ISLAM.ID]  Dalam rilis survei Litbang KOMPAS Senin 23 April 2018 mengenai kepuasan publik terhadap kinerja Joko Widodo-Jusuf Kalla yang menjadi sorotan warganet, tampak kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK meningkat dalam 3,5 tahun pemerintahan. Empat bulan jelang pendaftaran Pilpres 2019, sebanyak 72,2% publik puas terhadap Jokowi-JK.

Survei yang dilakukan pada 21 Maret hingga 1 April 2018 kepada 1.200 responden secara periodik ini diragukan banyak warganet.

Salah satu indikatornya adalah tidak adanya transparansi mengenai lokasi survei dan identitas responden.

Selain itu, secara faktual, kubu Jokowi nampak begitu panik menanggapi isu-isu terkait Pilpres 2019. Sebut saja perkara merchandise bertuliskan #2019GantiPresiden yang membuat Jokowi perlu bersuara dari balik mimbar kepada para relawannya.

Ditambah lagi beberapa upaya Jokowi menciptakan gimmick agar namanya tetap menempel di ingatan masyarakat. Mulai dari nonton film Dilan, nge-rap sampai bagi-bagi sertifikat berselipan foto Jokowi dan bagi-bagi tas berisi sembako.

Upaya meraih simpati publik ini mendapat perhatian serius dari Cipta Panca Laksana, Ketua Komisi Departemen Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Depolhukam) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat.

"Katanya elektabilitasnya tinggi tapi kok masih bagi2 sembako? 😀😀," cuit Panca melalui akun twitter @panca66.