ALLAHU AKBAR!!! Persaudaraan Alumni 212 Pastikan Sukmawati Susul Ahok

Perwakilan Persaudaraan Alumni 212, Dedi Suhardadi ikut laporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri, Rabu (4/4/2018)

[PORTAL-ISLAM.ID] Sukmawati Soekarnoputri akhirnya menyampaikan permintaan maaf dan klrasifikasinya setelah mendapat desakan dari berbagai pihak.

Permintaan maaf itu ia tujukan kepada masyarakat luar, khususnya umat Islam yang sudah merasa tersakiti oleh puisinya berjudul "Ibu Indonesia".

Kendati sudah meminta maaf, dipastikan Sukma tak akan bisa tidur pulas. Sebab, pelaporan dan kasus dugaan penistaan agama yang bakal dihadapinya akan jalan terus.

Demikian disampaikan perwakilan Persaudaraan Alumni 212, Dedi Suhardadi, usai melaporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri, Rabu (4/4/2018).

Kepada awak media, Dedi menegaskan PA 212 tidak akan mencabut laporan polisi yang sudah dibuat meski Sukmawati telah menyampaikan permintaan maafnya.

Karena itu, pihaknya memastikan akan terus menempuh jalur hukum untuk penyelesaian puisi yang dianggap telah merendahkan syariat Islam itu.

Dedi menjelaskan, permasalahannya bukan pada urusan menyinggung pribadi sehingga selesai dengan minta maaf, tapi penodaan agama.

“Secara pribadi, saya sudah memaafkan. Persoalannya ini adalah penodaan agama, bukan saya yang terhina, dan proses hukum telah berjalan karena sudah kita laporkan,” jelas Dedi, seperti dikutip pojoksatu.id.

Siapapun penistaan agama harus diproses hukum sebagaimana dulu juga Ahok yang akhirnya divonis 2 tahun.

Lebih lanjut, Dedi mengaku banyak mendapat telepon dari berbagai daerah terkait pelaporan tersebut.

Mereka, sambungnya, meminta agar laporan kepada Sukmawati tidak dicabut dan tetap dilanjutkan.

Oleh karena itu, pihaknya menegaskan bahwa laporannya itu bukan hanya mewakili alumni 212 saja, melainkan seluruh umat Islam.

Laporan Dedi diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan Nomor LP/455/IV/2018/Bareskrim dengan sangkaan pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.

Hari ini, Jum'at (6/4), dikabarkan massa dari Alumni 212, Forum Umat Islam, GNPF-Ulama, FPI bakal menggelar aksi bela Islam besar-besaran.

Aksi tersebut dilakukan untuk menyikapi puisi kontroversial karya Sukmawati Soekarnoputri tersebut.

Rencananya, aksi dimulai dari Masjid Istiqlal usai sholat Jum'at dan juga menggelar orasi di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.