Politisi PDIP: Tidak penting tenaga kerja dari China kek, asalkan lebih murah


[PORTAL-ISLAM.ID] Belum lama ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pro kontra pun menyeruak pasca Perpres ini disahkan.

Terkait hal itu, Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan, pun angkat suara.

Arteria menilai, Perpres yang mempermudah masuknya pekerja asing ke Indonesia sesungguhnya merupakan hal yang biasa.

Bahkan kata dia, aturan mengenai TKA di negara lain seringkali lebih ekstrim.

"Di negara-negara miskin, yang baru berkembang kayak Vietnam sama juga. Tidak penting dari China kek dari mana, asalkan lu kerja lebih murah, lu boleh bekerja di tempat gue," katanya dalam diskusi bertajuk 'Kritik di Tahun Politik' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/4).

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP ini menambahkan, Perpres yang baru dibuat itu juga bertujuan untuk mengkomunikasikan antara menarik modal asing dengan tidak menafikan banyaknya pengangguran di dalam negeri.

"Pilih mana, mau kita kuat-kuatan modal enggak masuk. Kan pilihannya gitu, mau maksain, tapi modal enggak masuk, enggak ada investasi, mau maksain lu jadi pegawai gue, tapi aturan yang buat lu bukannya gue yang bayar. Ini kan yang terjadi. Makanya kita buat dengan cukup hati-hati dan serius," tukasnya. (Sumber: RMOL)

Baca: Perpres TKA Dinilai Bertentangan dengan UU Ketenagakerjaan

Fenomena TKA di negeri ini...