NGAKAK! Metro TV TERCYDUK Tampilkan Grafik Terbalik Hasil Survei Litbang Kompas


[PORTAL-ISLAM.ID]  Rilis survei Litbang KOMPAS Senin 23 April 2018 mengenai kepuasan publik terhadap kinerja Joko Widodo-Jusuf Kalla menjadi sorotan warganet.

Dalam Litbang Kompas, tampak kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK meningkat dalam 3,5 tahun pemerintahan. Empat bulan jelang pendaftaran Pilpres 2019, sebanyak 72,2% publik puas terhadap Jokowi-JK.

Survei tersebut dilakukan pada 21 Maret hingga 1 April 2018 kepada 1.200 responden secara periodik.

Populasi survei adalah warga Indonesia berusia di atas 17 tahun. Responden dipilih secara acak bertingkat di 32 provinsi dan jumlahnya ditentukan secara proporsional. Tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dengan margin of error plus minus 2,8 persen.

Hasilnya, apresiasi publik terhadap kinerja keseluruhan pemerintahan Jokowi mencapai angka 72,2%. Tingkat kepuasan ini naik dari hasil survei Litbang Kompas sebelumnya pada 2015, 2016, dan 2017.

Sebaliknya, hasil survei menyebutkan mereka yang merasa tidak puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi cenderung menurun. Pada survei terbaru di 2018 ini, hanya 27,8% responden yang tidak puas terhadap pemerintahan Jokowi-JK.

Namun anehnya, dalam sebuah tayangan berita di sebuah stasiun TV, meski narasi sama dengan rilis litbang Kompas, grafis hasil survei tersebut justru menunjukkan kondisi yang terbalik.

Alhasil, grafik hasil survei tersebut pun ditertawakan warganet.

"Ha ha ha ha  ha. Ada tangan lain yg bermain," cuit akun @RestyCayah.

"Kebenaran akan menemukan jalannya sendiri... *katabiawak," cuit @ZAEffendy.

"aslinya yg grafis nya jujur tuh res 😂...," sahut @nindoexo.

Hasil survei Litbang Kompas tersebut memang diragukan oleh beberapa kalangan mengingat kenyataan ada banyak ketidakpuasan rakyat dalam berbagai bidang.

Warganet juga mempertanyakan lokasi survei dan responden, karena kedua hal tersebut sangat berpengaruh pada hasil survei.

"Survei Kompas tidak mungkin abal-abal.

Hanya saja perlu diperdalam dengan beberapa pertanyaan seperti:
1. Di mana survei dilakukan?
2. Siapa peserta survei?

Jika dijawab lokasi di Istana dan peserta adalah pendukung Jokowi, hasilnya tidak mungkin seburuk itu. He he he," tulis akun @wartapolitik.

Berikut cuplikan video berita yang menampilkan grafik hasil survei yang terbalik.