Nampol Banget! Soal Pidato Jokowi, Gazali: Sama Hashtag Aja Marah, Pertanda Elektabilitas Rendah


[PORTAL-ISLAM.ID] Pakar komunikasi politik Effendi Gazali menjadi nara sumber di ILC tvOne tadi malam, Selasa (10/4/2018), yang mengangkat topik "Prabowo-Jokowi Berbalas Pantun".

Effendi Gazali menyoroti pidato Presiden Jokowi di acara Relawan Jokowi di Bogor pada Sabtu pekan lalu yang bikin heboh.

Seperti diketahui pidato Jokowi tidak seperti biasanya gaya Jokowi yang santai. Pidato Jokowi di hadapan ribuan relawan Jokowi itu sangat terlihat emosi.

"Kalau orang elektabilitasnya 60% atau lebih pasti gaya pidatonya tidak akan seperti itu (emosi)," kata Effendi Gazali.

"Dulu waktu SBY mau dua periode elektabilitasnya 60%, dia santai, bahkan saat itu dibilang mau dipasangkan dengan sendal jepit pun pasti menang, sangat tenang," urai Gazali.

"Gaya pidato (Jokowi yang marah-marah) ini gaya pidato elektabilitas 38-45%," lanjut Gazali.

Terkait Hashtag #2019GantiPresiden, Gazali menegaskan itu sah konstitusional.

"Hashtag #2019GantiPresiden itu sah dan konstitusional, yang gak boleh itu #2018GantiPresiden," kata Gazali.

Gazali menyampaikan pantun:

Anak perawan bermain burung jalak suren
Burungnya marah perawannya tidak tenang

Kaos sendirian memang tidak bisa ganti presiden
Tapi kalau dipakai jutaan orang sambil marah, elektabiltas bisa goyang.

"Masa sama hashtag aja marah," kata Gazali.

Gazali juga mengungkapkan dulu Obama jadi Presiden juga karena kaos dan gelang "Yes We Can".

Selengkapnya simak video: