Menjawab HATERS! Dubes Turki: Pertemuan Anies-Erdogan Direncanakan, Bukan Kebetulan


[PORTAL-ISLAM.ID] Duta Besar Turki untuk Indonesia Sander Gurbuz mengatakan pertemuan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan di Istanbul bukanlah kebetulan. Pertemuan itu telah direncanakan dengan matang oleh pemerintah Istanbul.

"Itu bukan kebetulan, Gubernur Jakarta ke Istanbul diundang secara resmi. Sebagai host, kami telah menyiapkan program yang bagus, termasuk pertemuan resmi dengan pengusaha dan akademisi. Salah satunya juga pertemuan dengan presiden Turki, Erdogan," kata Gurbuz dalam perbincangann dengan kumparan, Jumat (27/4/2018).

Penegasan Dubes Turki ini menepis rumor dan isu miring soal kedatangan Anies ke Turki.

Anies bertemu Erdogan dalam salat Jumat di Masjid Masjid Ayyub al-Anshari di Istanbul. Dalam berbagai video dan foto yang beredar, Anies bersalaman dengan Erdogan, bahkan shalat di samping pemimpin Turki tersebut.

Gurbuz mengatakan bahwa dia adalah salah satu pejabat Turki yang meminta Anies bertemu dengan Erdogan. Saat itu, Erdogan tengah ada Istanbul untuk menghadiri rapat, biasanya dia berkantor di Ibu Kota Ankara.

"Kami diberitahu ada kesempatan bertemu sebelum atau sesudah salat Jumat. Kami ke sana menemani Gubernur. Protokol Presiden mengatur pertemuan sebelum salat Jumat," kata Gurbuz.

"Erdogan kemudian menggunakan kesempatan ini untuk mengundang Gubernur salat bersama," lanjut dia.

Kebersamaan Erdogan dan Anies ini, kata Gurbuz, berlangsung selama 1 jam. Gurbuz sendiri berada di samping keduanya, mendengarkan percakapan Anies dan Erdogan.

"Mereka bicara banyak hal, soal kerja sama Turki-Indonesia, tentang masjid bersejarah itu (Masjid Ayyub Al-Anshari/Eyup Sultan), soal program pemerintah. Erdogan tahu Jakarta, tahu Indonesia," ujar Gurbuz.

Jadi, dia menegaskan, pertemuan tersebut sangat normal dalam protokol kedatangan pejabat tinggi sebuah negara ke negara lain.

"Gubernur Jakarta adalah orang yang sangat penting, ini sangat normal. Jika ada wali kota Istanbul ke Indonesia, saya juga akan meminta pertemuan dengan Presiden atau Wakil Presiden," tutur Gurbuz lagi.  (Kumparan)