Erdogan menyebut Israel sebagai "penjajah" dan "teroris"


[PORTAL-ISLAM.ID] Presiden Turki pada hari Minggu (1/4/2018) mengkritik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas komentarnya yang menargetkan operasi anti-teror yang sedang berlangsung di Afrin, Suriah.

"Dia mengatakan tentara kami menindas orang-orang di Afrin. Netanyahu, Anda sangat lemah, sangat ganjil," kata Recep Tayyip Erdogan.

"Kami berurusan dengan teroris, tetapi Anda sebaliknya. Karena Anda adalah negara teror," kata Erdogan saat pidato di Kongres Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa di provinsi Adana.

Pernyataan Erdogan datang setelah setidaknya 16 warga Gaza menjadi syuhada dan ratusan lainnya terluka pada hari Jumat ketika pasukan Israel menembaki demonstran yang menandai "Hari Tanah."

Memanggil pemimpin Israel "penjajah" di Palestina, Erdogan mengatakan Netanyahu tidak memiliki hak untuk mengkritik Turki.

"Anda adalah seorang teroris. Sejarah merekam apa yang telah Anda lakukan kepada semua orang Palestina yang tertindas," kata Erdogan.

"Tidak ada yang benar-benar mencintaimu di dunia ini," tegas Erdogan.

Demonstrasi Jumat adalah awal dari protes enam minggu yang puncaknya pada 15 Mei, atau Palestina menyebut sebagai hari "Nakba", pengusiran warga Palestina ketika Israel didirikan.

Para demonstran menuntut agar para pengungsi Palestina diperbolehkan hak untuk kembali ke kota-kota dan desa-desa yang keluarga mereka melarikan diri atau diusir ketika negara Israel diciptakan pada tahun 1948.

[Video - Pidato Erdogan]