Seputar Deklarasi #RelawanAnisMatta2019 Dan Gaya Kepemimpinan @AnisMatta Di PKS


Oleh: @Fahrihamzah*

1. Mengharukan sambutan #kaderPKS Gorontalo semuanya...saya mohon ijin balik ke Jakarta. Barokallah. #MajuTerusPKS

2. Terbang lagi ke Jakarta pasca transit Makasar. Saya masih terkenang deklarasi #RelawanAnisMatta semalam (15/3/2018) di #Gorontalo luar biasa. Saya terus bertanya, kenapa @anismatta begitu lekat di hati kader? Mereka bersemangat mengusung beliau jadi #Capres2019.

3. Kader dan simpatisan saya dengar seperti semalam bersemangat sekali untuk mengusung beliau menjadi calon pemimpin Indonesia ke depan. Baliho dipasang di seluruh negeri Terutama oleh kader PKS. Apa rahasianya, dugaan saya karena #AnisMatta pernah memimpin dengan hati.

4. Rahasianya ada di hati. Barangsiapa yang pernah memimpin dengan hati maka seumur hidup orang akan mengenangnya. Sebaliknya barangsiapa yg memimpin dengan kekuasaan maka usianya hanya sesaat. Orang akan melupakan ya cepat. Ini kisah abadi.

5. Alhamdulillah tiba di Jakarta, Saya lanjutkan sedikit soal perkembangan relawan @anismatta dan dugaan saya kenapa beliau sangat digandrungi oleh kebanyakan kader pks dan juga metode kepemimpinan yang beliau terapkan hingga berkesan.

6. Saya pernah menjadi trainer materi leadership dan juga mengajar materi Entrepreneurship. Dari semua teks dan penelitian disimpulkan bahwa kata kunci kepemimpinan adalah “non coercive actions” Atau tindakan tanpa paksaan.

7. Artinya, leadership itu diwarnai oleh upaya pemimpin untuk memberikan pengaruh dan pengaruh itu bersumber “bukan dari Tindakan memaksa”. Nah, seseorang baru disebut memiliki leadership apabila ia berhasil membuat seseorang melakukan sesuatu tanpa dengan sukarela.

8. Maka barulah leadership akan melahirkan followership atau kepengikutan apabila di dalamnya tidak ada paksaan. Tradisi relawan dan volunterism lahir dari leadership karena sekelompok orang secara sukarela berkorban demi yg dicintainya.

9. Lawan dari leadership adalah tradisi kekuasaan yang diwarnai oleh “Coercion”; kekuasaan yang memaksa dan menuntut kepatuhan dan ketaatan tanpa reserve dengan mengabaikan moda interaksi antara pemimpin dengan yang dipimpin. Mengabaikan cinta dan rasa.

10. Kekuasaan memaksa  adalah jalan pintas, dan perbedaan antara keduanya adalah kehadiran hati. Ketiadaan hati dalam kepemimpinan membuat ia ingin “yang penting ditaati”. Ketaatan dianggap sebagai segalanya. Inilah awal kegagalan yang membuat semua hal berantakan.

11. Maka hati adalah rahasia kepemimpinan. Tentang Bagaiman seorang pemimpin berinteraksi dengan sekitarnya, khususnya dengan orang2 yang dipimpinnya. Semua akan menjadi dasar bagi sikap balik dari yg dipimpin. Alquran menggambarkan sikap MORAL nabi SAW tentang ini.

12. Surah At-Taubah 128, “Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.”

13. Maka pemimpin, jika ia ingin dicintai maka harus memiliki sifat2 yang digambarkan dalam ayat itu. Memiliki perhatian akan keadaan orang lain, peduli sangat ingin kesuksesan orang lain dan memiliki cinta kasih sayang yang mendalam. #RelawanAnisMatta

14. Seorang pemimpin harus menggunakan kelapangan hatinya untuk memeriksa keadaan orang lain, kesulitannya, kemajuannya, dan memberikan segenap hatinya sehingga setiap orang merasa disayangi dan dipentingkan.

15. Hal itu tidak cukup nampak pada kalimat2 dalam pidato, tetapi harus nampak dalam kesehariannya. @anismatta memang ditakdirkan hadir sebentar saja dalam krisis tapi dalam krisis itulah ia nampak mencurahkan seluruh perhatian.

16. Ia lama sebagai Sekjen, tetapi sering sekali ia sampaikan kepada saya bahwa ia lebih suka kerja dapur. Tapi dalam krisis partai tahun 2013 beliau didaulat memimpin. Semua aklamasi memilih beliau bahwa dalam krisis dialah yg bisa tampil menyelamatkan partai.

17. Saat aklamasi itu ia menyela, Dia berkata, “saya juga punya masalah, saya belum tentu bisa”. Tetapi semua kadung melihat kemampuannya. Dalam krisis ada kejernihan, @anismatta pun dilantik jadi presiden PKS. Lalu apa yang ia lakukan?

18. Pidato pertamanya tidak saja mengesankan #kaderPKS tapi juga masyarakat. @anismatta memulai dengan mengatakan cinta kepada LHI yang sedang dalam musibah. Banyak yg pencitraan tapi ia menyatakan dukungan moral dan kerja konkret membantu LHI.

19. Akibat pidato itu bersatulah seluruh elemen partai. Tak ada lagi kubu @anismatta atau LHI yg sebelumnya memang ada sedikit masalah. Ia juga menyerukan kepada kader untuk beristigfar dan bertaubat. Dan mengurangi tidur serta mengisi hari2 dengan ikhtiar memperbaiki diri.

20. @anismatta selanjutnya Memberikan contoh keseriusan dan pengorbanan dengan mengundurkan diri dari wakil ketua @DPR_RI tanpa diminta. Ia tidak mengubah tim lama tetapi mengefektifkan kerja tim dan kerjasama.

21. Luar biasa akibatnya, muka kader yang tertunduk malu akibat hinaan yang luar biasa mulai bangkit. @anismatta mengangkat 3 juru bicara dan memberikan kepercayaan kepada anak muda. Kader bergelora dan pengorbanan nampak hasilnya.

22. Tentu masih banyak yang bisa diceritakan. Tetapi untuk meringkasnya, kerja singkat dan ringkas itu adalah kerja hati. Kata2 @anismatta sampai ke hati dan setiap kader seperti diajak bicara langsung. Itu rahasia ia dicintai.

23. Kemarin malam, di Gorontalo orang2 datang memenuhi ruangan dan menyatakan dukungan agar PKS mendukung @anismatta menjadi calon presiden dari PKS. Ruangan seolah beliau ada padahal ia jauh di luar sana. Alhamdulillah sempat ada video Call penawar rindu.

24. Semoga PKS segera membuat keputusan demi menyongsong MASA depan. Semoga PKS jaya di 2019. Memimpin gelombang #ArahBaruIndonesia sesuai pidato @anismatta. Amin.

__
*Sumber: Twit @Fahrihamzah (16/3/2018)