CETAR! Anggota DPRD DIUSIR Bule, Hotman Paris: Periksa Pulaunya, Bisa Jadi Bule Itu Punya Bisnis Lain!


[PORTAL-ISLAM.ID] Kasus pelarangan berkunjung anggota DPRD Sumbar dan Mentawai ke Resort Aloita oleh bule yang menjadi viral usai videonya beredar, menuai kecaman warganet.

Kali ini, pengaca kondang Hotman Paris Hutapea melalui video di media sosialnya siap menjadi pengacara membantu DPRD dan Gubernur Sumbar, Rabu 14 Maret 2018.

Bahkan dalam akun pria berkacamata itu, ia rela tidak dibayar. Karena menurutnya perbuatan bule tersebut melanggar sopan santun dan wibawa bangsa Indonesia.

Hotman, dalam videonya menyarankan agar Gubernur mengerahkan Satpol PP untuk ke lokasi resort. Dan hal tersebut tidak memerlukan izin pengadilan.

Sementara dalam tulisannya di video itu, agar Satpol PP memeriksa perizinan, IMB serta mengecek semua wanita yang tinggal di pulai itu.

Berikut komentar Hotman dalam akunnya:

Pak Gubernur Sumatera Barat kerahkan Satpol PP untuk periksa Pulau yang diduduki orang asing, cek semua perizinan dan IMB nya dan juga cek semua wanita yang tinggal dipulau bersama si bule itu.

Seperti yang selama ini Satpol PP dapat dengan bebas bertindak terhadap rakyat apalagi terhadap PKL. Bila perlu cek status hukum si bule itu apakah dia warga negara Indonesia atau visa turis.

Kalau dia visa turis berarti diduga ada bisnis lain.

Inilah pintu untuk masuk kalau dia pakai pengacara saya diap untuk membantu DPRD & juga Gubernur Sumbar tanpa dibayar.

Sangat melanggar sopan santun dan wibawa bangsa Indonesia apabila ada orang-orang bule berperilaku tidak sopan membiarkan wakil rakyat berdiri bahkan tidak boleh masuk.

Kerahkan Satpol PP segera dan geledah itu pulau. Jangan terulang seperti Bali yang terlalu merajalela peyeludupan tanah oleh ribuan bule and no body care,” tulisnya.
Pak Gubernur Sumatera Barat kerahkan Satpol PP untuk periksa Pulau yang diduduki orang asing, cek semua perizinan dan IMB nya dan juga cek semua wanita yang tinggal dipulau bersama si bule itu. Seperti yang selama ini Satpol PP dapat dengan bebas bertindak terhadap rakyat apalagi terhadap PKL. Bila perlu cek status hukum si bule itu apakah dia warga negara Indonesia atau visa turis. Kalau dia visa turis berarti diduga ada bisnis lain. Inilah pintu untuk masuk kalau dia pakai pengacara saya diap untuk membantu DPRD & juga Gubernur Sumbar tanpa dibayar. Sangat melanggar sopan santun dan wibawa bangsa Indonesia apabila ada orang-orang bule berperilaku tidak sopan membiarkan wakil rakyat berdiri bahkan tidak boleh masuk. Kerahkan Satpol PP segera dan geledah itu pulau. Jangan terulang seperti Bali yang terlalu merajalela peyeludupan tanah oleh ribuan bule and no body care
A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on