"Bu Menteri, Cacingmu Bukan Untukku"


[PORTAL-ISLAM.ID]   Membaca statement seorang menteri kesehatan, menurut beliau "Setahu saya itu (ikan makarel) kan nggak dimakan mentah, kita kan goreng lagi, atau di masak lagi. Cacingnya mati lah. Cacing itu sebenarnya isinya protein, berbagai contoh aja tapi saya kira kalau udah di masak kan saya kira juga steril. Insya Allah gak jadi."

Cacing yang mana bu? Akhir-akhir ini masyarakat dihebohkan temuan cacing pada makanan kaleng jenis ikan Sarden berbagai merk.

Dan ibu mengatakan aman, cacing itu adalah protein.

Ya, saya setuju bu. Kandungan protein cacing sangat tinggi, bahkan mengalahkan jenis hewan seperti daging sapi, ikan yg hanya berkisar maksimal 60%. Sedangkan kandungan protein cacing hingga 70%.

Namun....

Cacing yang mana dulu, Bu? Ya, setuju jika cacing tanah memiliki protein tinggi, baik cacing tanah hasil budidaya atau cacing tanah liar.

Tentang kandungan cacing dan jenisnya saya yakin ibu lebih paham, tak perlu saya uraikan.

Tapi...

Bukankah yang kita bahas dan khawatirkan itu adalah cacing yg ada dalam makanan kaleng?

Ya, itu adalah jenis cacing parasit. Penuh protein dan bermanfaatkah cacing parasit bagi tubuh manusia?

Cacing parasit justru dapat mengambil nutrisi yang terdapat di dalam makanan kaleng tersebut, sehingga makanan itu tidak memiliki nutrisi yang kita butuhkan lagi.

Apa bahayanya cacing parasit?

Cacing jenis ini umumnya akan menyerang organ tubuh manusia seperti usus, paru paru, organ hati, pusat syaraf dan lain lain yang tentunya dapat membahayakan kesehatan kita.

Lalu di mana manfaatnya?

Jika ingin menenangkan masyarakat jangan seperti membodohi kami.

Biarlah kami konsumsi protein dari sumber makanan lain, jangan dari cacing, itu berat dan menjijikan biar ibu saja.

Penulis: Sefty Septiana (Staf Wakil Ketua DPR RI)
Judul asli: Cacingmu Bukan Untukku