Wajar Kena Kartu Kuning


~ Ekonomi tumbuh cuma 5% (dari janji 7%)
~ Utang ugal-ugalaan
~ Pengangguran meningkat
~ Nilai tukar rupiah terus melemah
~ Neraca impor ekspor amburadul
~ Penegakkan hukum dirasa berat sebelah
~ BBM dan listrik naik terus

Wajar kena kartu kuning.