Video Tentang Pengusiran Biksu di Desa Babat Adalah Bohong


[PORTAL-ISLAM.ID] Adanya video viral di media sosial Sabtu (10/2/2018) yang berisi tindakan pengusiran oleh salah satu Ormas Islam terhadap salah satu tokoh agama tertentu di Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, menunjukan adanya upaya dari pihak-pihak tertentu yang menginginkan kegaduhan dengan merusak nilai-nilai toleransi.

Kejadian sebenarnya hanyalah kesalahpahaman dan sudah diselesaikan secara damai dalam pertemuan pada Rabu (7/2/2018) yang dihadiri seluruh instansi terkait seperti dari Polsek, Koramil, Kecamatan, Kelurahan, MUI, para tokoh berbagai agama termasuk pihak yang berselisih paham. Aparat TNI dan Polri terus memantau situasi di Desa Babat. Kondisi saat ini dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Berita mengenai pengusiran tokoh agama (Biksu) tidak benar terjadi, karena Biksu tersebut tetap berada dan tinggal di rumahnya seperti biasa. Kecurigaan warga terhadap rumah Biksu yang diduga dijadikan sebagai tempat ibadah dan adanya upaya tersembunyi untuk menyebarkan agama Budha adalah tidak benar alias berita bohong. Adanya tamu yang datang ke rumah Biksu hanyalah dalam rangka kegiatan silaturahmi biasa saja seperti makan dan minum dan meminta doa dari Biksu.

Danrem 052/Wkr, Kol inf Iwan Setiawan, menyatakan video provokasi tersebut muncul setelah adanya kesepakatan damai diantara kedua pihak yang berselisih paham dan tidak perlu diramaikan lagi, sebab faktanya di Desa Babat tersebut tidak terjadi pengusiran terhadap Biksu dan beliau tetap tinggal damai bersama warga lainnya. “Saya kenyataannya masih bisa dan diterima tinggal di Desa Babat, masyarakat Budha jangan terprovokasi dengan video tersebut,” jelas Mulyanto Nurhalim.

Sementara itu H.Sukron Ma’amun, Kepala Desa Babat, menjamin keselamatan Mulyanto Nurhalim untuk tinggal di Desa Babat. “Video itu hanya membikin resah, karena kita hanya salah paham dan semua sudah diselesaikan dengan baik,” tegasnya.

Sumber: https://tniad.mil.id/2018/02/video-tentang-pengusiran-biksu-di-desa-babat-adalah-bohong/