LUAR BIASA! Dukung Sudirman Said, Arianti Dewi Mundur dari Golkar


[PORTAL-ISLAM.ID]  Wakil Bendahara DPP Partai Golkar Arianti Dewi mundur dari partai itu. Arianti mundur lantaran akan mendukung Sudirman Said di Pilgub Jawa Tengah 2018.

”Memang betul saya akan berhenti dari kepengurusan DPP Partai Golkar. Surat sudah saya tanda tangani. Kemungkinan besok sudah saya kirim ke DPP,” kata Arianti Jumat 9 Februari 2018.

Menurut Arianti, niatnya mundur dari Golkar sudah bulat. Dia akan berpamitan pada senior Golkar akhir pekan ini.

”Akhir minggu ini saya berencana sowan pimpinan, sesepuh, senior, dan teman-teman untuk berpamitan,” tuturnya.

Arianti sebelumnya santer digadanggadang akan menjadi bakal cawagub Sudirman Said sebelum sang cagub lebih memilih politikus PKB Ida Fauziyah.

”Isu yang akan saya angkat adalah mendukung pemimpin yang bersih dan berkomitmen. Saya melihat tokoh yang memenuhi kriteria itu adalah Pak Sudirman,” ucapnya. ”Jadi, masalahnya bukan saya mundur dari Golkar, tetapi karena saya mendukung Pak Sudirman (yang) calon bukan dari Partai Golkar. Ya tentu ada konsekuensinya. Saya memutuskan mundur demi kebaikan Golkar ke depan,” katanya.

Berikut surat pengunduran diri Arianti yang diunggah oleh Zeng Wej Jian di laman facebooknya.

Kepada Yth : 
Bapak Ir. Airlangga Hartarto, MT, MBA, Ketua Umum DPP Partai Golkar

Di tempat.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam Sejahtera,

Bapak Ketum Yang Terhormat,

Saya Arianti Dewi, SH, MH. Wakil Bendahara di DPP Partai Golkar, bersama surat ini saya menyampaikan beberapa hal terkait posisi dan kedudukan saya dalam Pengurus DPP Partai Golkar yang Bapak Ir. Airlangga Hartarto, MT. MBA, pimpin.

Setelah mempertimbangkan secara matang dan mendalam berbagai perkembangan dan dinamika politik serta kebijakan Bapak dalam memimpin Partai Golkar yang kita cintai bersama.

Maka melalui surat ini saya secara resmi mengajukan Pengunduran Diri saya dari posisi sebagai Wakil Bendahara di DPP Partai Golkar dan juga sebagai kader Partai Golkar, terhitung sejak tanggal 7 Februari 2018.

Perlu saya sampaikan pula bahwa untuk ini saya merasa berat hati, namun saya harus mengambil keputusan ini untuk kebaikan saya dan Partai Golkar kedepan.

Semoga dengan pengunduran diri saya ini tidak memutus silaturahmi kita yang telah terbina baik selama ini.

Mohon maaf apabila dalam melaksanakan tugas dan kewajiban organisasi saya pernah melakukan hal-hal yang kurang berkenan di hati bapak beserta jajaran.

Surat pengunduran diri ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan dalam keadaan sadar tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

Menjadi harapan dan impian saya semoga ketua umum DPP Partai Golkar Bapak Ir. Airlangga Hartarto, MT, MBA, beserta Jajaran dan para Senior dan Sesepuh Golkar dapat memahami keputusan yang sudah saya buat ini.

Saya berdoa dan Memohon ke hadlirat Allah SWT Semoga Golkar kedepan bisa Bangkit, Jaya serta slogan Golkar bersih yg jadi Icon kepemimpinan Bapak mampu menghadapi berbagai tantangan kedepan demi meraih kemenangan Pilkada 2018 serta Pileg dan Pilpres 2019

Doa khusus juga saya panjatkan kepada Allah SWT semoga Bapak Airlangga Hartarto selalu di berikan kekuataan lahir dan batin dalam mengemban tugas sebagai ketua Umum PARTAI Golkar demi meraih kemenangan dan kejayaan Partai Golkar ke depan.

Demikian surat Pengunduran diri ini saya buat dan tandatangani.

Terimakasih

Jakarta, 7 Februari 2018

Arianti Dewi, SH,MH.

Tembusan Yth :
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Sekretaris Jendral DPP Partai Golkar, Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Dewan Pembina DPP Partai Golkar, Dewan Pakar DPP Partai Golkar