Dubes Saudi Syeikh Osama: Sa'i sambil nyanyi tidak pantas dan tidak boleh, jangan terulang lagi


[PORTAL-ISLAM.ID] Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syeikh Osama bin Muhammad Al Shuaibi menyampaikan bahwa ibadah Sa'i tidak boleh dicampuri dengan nyanyian atau senandung, meskipun itu lagu kebangsaan.

[Video - Pernyataan Dubes Saudi]



"Hal seperti itu tidak pantas dan tidak boleh, nanti kalau semua dibolehkan nyanyi lagu kebangsaan atau syiar-syiar yang diluar ibadah nanti semua orang  melakukan hal yang sama dan akan menimbulkan kegaduhan. Sama seperti dulu kelompok Syiah juga dilarang melakukan aksi unjuk rasa dan syiar-syiar mereka," kata Dubes Saudi Syeikh Osama yang diterjemahkan oleh Ustadz Fahmi Salim.

"Kegiatan ini jangan sampai terulang lagi," kata Dubes Saudi.

Sebelumnya, Umat Islam di tanah air kaget dengan heboh munculnya video tentang jamaah umrah Indonesia yang melakukan Sa'i (rukun umrah/haji) di Makkah sambil menyanyi lagu Ya Lal Wathan.

Video yang viral tersebut diunggah pertama kali oleh aktivis JIL yang kini jadi Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli yang dikabarkan juga ikut dalam rombongan umroh 999 Banser ini.

"Selain bacaan-bacaan saat Sa'i, Jamaah Sorban (anSOR BANser) juga gelorakan Ya Lal Wathan...Indonesia biladi... Indonesia Negeriku... di Masjidil Haram Makkah #Umroh999Banser," cuit Guntur Romli di akun Twitternya pada Sabtu (24/2/2018).


***

[video - Sa'i sambil Nyanyi]