TERBONGKAR! Cara Kotor Israel "Menyuap" Negara Pendukung di Voting PBB


[PORTAL-ISLAM.ID] Pada voting di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait status Yerusalem yang diklaim AS sebagai ibukota Israel, ada 7 negara-negara kecil yang mendukung Israel dan AS.

7 Negara ini adalah: Guatemala, Honduras, Togo, Mikronesia, Nauru, Palau, dan Kepulauan Marshall.

Ternyata Israel menggunakan "cara kotor" untuk mendapat dukungan.

"Israel gives Nauru $72,000 ‘gift’ ahead of UN vote on Jerusalem" -- demikian laporan dari media Timteng Middle East Monitor (29/12/2017).

Israel memberi 'hadiah' Nauru $ 72.000 menjelang pemungutan suara PBB di Yerusalem.

Israel membeli sistem pengolahan limbah untuk pulau kecil Nauru di Pasifik dua minggu sebelum voting Yerusalem di Majelis Umum PBB.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth kemarin melaporkan bahwa Komite Tender di Kementerian Luar Negeri Israel menyetujui pembelian pabrik pengolahan limbah dengan biaya $ 72.000 tanpa tender.

Nauru negara kecil (setingkat kecamatan) yang luasnya hanya 21 kilometer persegi besar dan berpenduduk hanya 11.359. (Baca: SEBELAS RIBU TIGA RATUS LIMA PULUH SEMBILAN ORANG).

Surat kabar tersebut mengutip komite tender Kementerian tersebut yang mengatakan bahwa Nauru adalah negara pulau merdeka terkecil yang berkaitan dengan populasi dan wilayahnya. Ini memiliki hubungan persahabatan yang erat dengan Israel.

"Biaya kesepakatan mencakup semua biaya tambahan, termasuk biaya penerbangan, akomodasi dan biaya hidup untuk tim yang memasang sistem, serta biaya pengiriman," tambah surat kabar tersebut.

TV Israel Channel 2 melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Netanyahu menggelontorkan dana sampai $ 50 juta sampai untuk 50 negara berkembang untuk "mendorong mereka" mendukung Israel di PBB.

Sumber: https://www.middleeastmonitor.com/20171229-israel-gives-nauru-72000-gift-ahead-of-un-vote-on-jerusalem/