Resmi! Provokator Persekusi Terhadap Ustad Abdul Somad Dipolisikan

(Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM)

[PORTAL-ISLAM.ID] PEKANBARU - Barisan Umat Islam Riau melaporkan tindakan pengadangan terhadap Ustaz Abdul Somad oleh sekelompok orang di Bali pada acara tabligh Akbar di Bali akhir pekan lalu ke Mapolda Riau.

Pelaporan tindakan persekusi ini dipimpin oleh Ketua Front Pembela Islam (FPI), Ade Hasibuan. "Yang jelas kita laporkan dulu ini otaknya, Gus Yadi. Perbuatan hukumnya yang kita laporkan," kata Ade usai membuat laporan resmi ke Polda Riau, Senin (11/12/2017).

Dalam laporannya, terlapor disebut sebagai otak atau provokator dari aksi pengadangan yang dilakukan terhadap Ustad Abdul Somad di Bali.

"Kita tidak bisa menuduh siapa itu, tapi telah terjadi pengadangan (persekusi-red) di Bali. Ulama diberlakukan tidak layak, apalagi pakai ancaman dengan mengeluarkan pisau," tegasnya.

Terkait laporan yang dibuat oleh Barisan Umat Islam Riau tersebut, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM membenarkan ada laporan tersebut.

"Benar, Kita telah terima laporan itu. Namannya laporan kepolisian harus menerimanya," ujar Guntur.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ustaz Abdul Somad mendapat pengadangan dari sejumlah orang ketika berdakwah di Pulau Bali. Ia sempat tertahan beberapa jam di hotel tempatnya menginap di Denpasar.

Sejumlah orang dari berbagai organisasi masyarakat yang tergabung dalam Komponen Rakyat Bali (KRB) menolak kehadirannya. Ustaz Somad ditolak karena dianggap penceramah yang anti kebhinekaan dan anti-NKRI.

Ustaz Abdul Somad sudah membantah tudingan itu. Ia mengaku sebelum berangkat belajar ke Mesir pada 1998, ia telah lulus uji Pancasila dan penataran P4 sebagaimana disyaratkan. Hingga kini, bagi Ustaz Abdul Somad NKRI adalah harga mati.

Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/2017/12/11/barisan-umat-islam-riau-laporkan-pengadangan-terhadap-ustaz-abdul-somad-ke-polda-riau