PBB Puji "Kemurahan Hati" Turki yang Telah Menampung Pengungsi Terbesar di Seluruh Dunia

(Anak-anak Suriah di Camp Pengungsi di Provinsi Kilis Turki)

[PORTAL-ISLAM.ID] PBB memuji "kemurahan hati" Turki yang telah menjadi tuan rumah menampung pengungsi terbesar di seluruh dunia selama tiga tahun berturut-turut.

Hal ini disampaikan Selin Unal, Pejabat Hubungan Eksternal dan Pejabat Informasi Publik untuk Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), saat berbicara dalam sebuah acara yang diadakan di Konya, Turki, tentang pengungsi dan proses adaptasi sosial mereka.

"Turki telah menjadi tuan rumah jumlah pengungsi tertinggi di seluruh dunia selama tiga tahun," kata Unal. "Orang-orang Suriah merupakan mayoritas pengungsi ini. Hampir 4 juta orang - 3,7 tepatnya - berada di bawah perlindungan internasional Turki."

Memuji upaya Turki sebagai "murah hati," dia menggarisbawahi pentingnya pendekatan orang Turki terhadap para pengungsi di negara tersebut.

"Pendekatan positif yang ditunjukkan orang Turki terhadap pengungsi [sejauh ini] harus dilanjutkan," tambahnya.

Berbicara tentang kunjungannya ke Kilis, sebuah provinsi perbatasan selatan Turki, dia mengatakan ada 130.000 orang pengungsi Suriah di Kilis, jumlah yang melebihi jumlah penduduk asli kota itu yang hanya 90.000 orang.

"Proses adaptasi sosial mereka terbukti sulit, namun orang Kilis menerima situasi ini dan tetap melakukannya dengan cara yang sama," katanya.

Dukungan finansial yang lebih besar dibutuhkan

Unal menekankan perlunya memberi Turki bantuan dan dukungan yang lebih besar dalam hal ini.

"Sebagai Perserikatan Bangsa-Bangsa, kami membuat rencana dengan negara bagian dan organisasi non-pemerintah dan meminta dukungan finansial untuk pengungsi," katanya.

Data resmi mengenai bantuan Turki untuk pengungsi menunjukkan bahwa negara tersebut telah menghabiskan lebih dari 25 miliar dolar dari sumber dananya sendiri untuk menampung lebih dari tiga juta pengungsi sejak awal konflik Suriah. (Sumber: Anadolu)

***

Menampung pengungsi sebanyak itu dengan dana sendiri tidak membuat Turki bangkrut atau jatuh miskin. Malah menjadi negara yang penuh berkah, salah satunya dengan pertumbuhan ekonomi Turki yang melesat 11% kuartal tiga tahun 2017 ini.

Subhanallah... sungguh janji Allah benar.