NAHLOH!!! Fuad Bawazier Bantah ICMI Dukung Jokowi: Itu Sikap Pribadi Jimly


[PORTAL-ISLAM.ID] Gak ada angin gak ada hujan tiba-tiba publik dihebohkan dengan berita "ICMI Dukung Jokowi Dua Periode".

Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia menyatakan mendukung Joko Widodo untuk menjabat presiden RI selama dua periode.

"Dengan tetap senantiasa berpikir kritis, tidak perlu dan tidak boleh ragu lagi untuk mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo selama sepuluh tahun," ujar Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia ( ICMI) Jimly Asshiddiqie seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (8/12/2017).

Link: http://nasional.kompas.com/read/2017/12/08/19594891/icmi-dukung-jokowi-dua-periode

***

EHHH... TAUNYA ITU CUMA KLAIM DAN PENDAPAT PRIBADI JIMLY.

Anggota Dewan Penasehat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Fuad Bawazier menanggapi pernyataan Jimly Asshiddiqie soal dukungan ke Presiden Joko Widodo maju 2 periode. Ia menyebut ucapan Jimly bukan mewakili ICMI.

"Jika benar ada pernyataan seperti itu, dukung mendukung begitu sebetulnya bukan tradisinya ICMI. Kalaupun ada ICMI berbuat seperti itu pasti berdasarkan suatu keputusan rapat yang bersifat nasional. Bukan berdasar pendapat individu. Itu pernyataan individu yang bisa menimbulkan kritik luas di dalam," ujar Fuad kepada wartawan, Sabtu (9/12/2017).

Link: https://news.detik.com/berita/d-3762596/fuad-bawazier-bantah-icmi-dukung-jokowi-itu-sikap-pribadi-jimly

***

Pernyataan Jimly juga menimbulkan protes luas terutama di sosial media.

"Saya ikuti kok dinamika silatnas ICMI di Serpong saat ini. Peserta kecewa terhadap pihak yang coba belokkan netralitas ICMI yang dipegang selama ini," kata Muhammad Said Didu‏ melalui akun twitternya @saididu.

"Kalau sudah ada syahwat politik dan ambisi pribadi memang tidak cocok memimpin ICMI. Siapapun dia. Semoga peserta silatnas @ICMIPusat menyadari hal ini dan lakukan pelurusan," lanjutnya terkait manuver Jimly menyeret-nyeret ICMI untuk mendukung Jokowi 2 Periode.

"Sy tdk heran dgn Jimly. Terakhir sy ketemu beliau di kantor pak LBP," timpal FERDINAND HUTAHAEAN‏.