Ketua MPR: Saya pendengar ceramah-ceramah Ustadz Abdul Somad, komitmen Pancasilanya tak diragukan


[PORTAL-ISLAM.ID] Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad di Bali pada akhir pekan kemarin menyisakan keprihatinan setelah terjadinya aksi persekusi yang menimpa ulama Melayu asal Riau itu.

Adalah Dr Arya Wedakarna, anggota DPD RI asal Bali yang melakukan provokasi penolakan dengan beralasan Bali menolak oknum dengan agenda anti Pancasila.

"Siapapun boleh datang ke Bali, Pulau Seribu Pura, bahkan Raja Arab Saudi saja tidak masalah datang ke Bali untuk berlibur asal tanpa agenda politik terselubung."

"Tapi tentu Bali menolak jika ada oknum siapapun yang datang ke Pulau Dewata dengan agenda anti Pancasila. Ngiring kawal NKRI dan Tolak Agenda Khilafah tersosialisasi di Bali," kata Wedakarna melalui fans page Facebook @dr.aryawedakarna, Jumat (1/12/2017).

Tudingan bahwa Ustadz Abdul Somad seorang yang anti-Pancasila ini ditentang oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan.

"Saya pendengar ceramah-ceramah Ustadz Abdul Somad di Youtube dan Facebook. Ceramahnya tegas, teguh pada prinsip, dan komitmen #UstadzSomad pada Pancasila rasanya tak perlu diragukan," kata Ketua MPR Zulkifli Hasan di akun Twitternya, Selasa (12/12/2017).

Ketua Umum PAN ini juga menegaskan penghadangan dan menghalangi Ulama seperti yang menimpa Ustadz Abdul Somad tidak dapat dibenarkan dan pelakunya harus diproses hukum.

"Menghadang & menghalangi ceramah #UstadzSomad atau kepada siapapun, tak dapat dibenarkan. Pelakunya harus diproses hukum agar kejadian yang sama tidak terulang," tegas Zulkifli Hasan.