Erdogan: Persoalan Yerusalem tak Bisa Diselesaikan dengan kata-kata, Tapi harus tindakan nyata


[PORTAL-ISLAM.ID] ANKARA - Persoalan Yerusalem tak bisa diselesaikan dengan sekedar kata-kata atau kecaman, tapi harus dengan tindakan nyata. Salah satunya dengan membuka Kedubes di Yerusalem Timur sebagai ibukota Palestina.

Demikian disampaikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Erdogan:

"Yerusalem telah menjadi tempat penuh kegelisahan, ketidakadilan dan ketimpangan sejak pendudukan Israel.

Gambaran menyakitkan terorisme negara (State Terrorism) yang diterapkan Israel di Yerusalem dan seluruh bumi Palestina tertancap ke dalam ingatan kita.

Keputusan Amerika untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel menghadiahi dan mendorong penindasan ini.

Persoalan Yerusalem bukan isu yang sekedar dikecam didalam hati. Kita tak bisa menunaikan tugas kita mengenai isu ini hanya dengan kata-kata. Dalam isu Yerusalem, kita harus mengambil langkah-langkah konkrit, terukur (tangible), nyata terlihat (visible) dan berorientasi dengan hasil (result-oritented).

Meninggalkan Yerusalem -yang menjadi tempat suci baik bagi umat Islam dan Kristen- dibawah belas kasih kekuatan pendudukan seperti Israel, akan membuka gerbang bagi sebuah periode berbahaya yang akan membuat kemanusiaan mundur 1000 tahun.

InSya Allah, isu Yerusalem akan memimpin seluruh kemanusiaan, khususnya (kemanusiaan) muslim untuk bangkit."

[video]